TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Berau Abdul Waris, menyoroti pemindahan venue beberapa cabang olahraga (Cabor) yang semula direncanakan dilaksanakan di Bidukbiduk, dialihkan ke Pulau Derawan. Keputusan itu sebelumnya disampaikan Ketua Umum PB Porprov VII Kaltim, Sri Juniarsih.
Waris menilai pemindahan itu tidak relevan dengan semangat warga Bidukbiduk yang sudah bersiap dari jauh hari. Dia pun mengaku kecewa, dengan keputusan tersebut. Waris menyebut, banyak mendapatkan keluhan masyarakat yang disampaikan melalui pesan singkat. Mulai dari kepala kampung,, tokoh-tokoh masyarakat, turut kecewa dengan keputusan tersebut.
"Ada empat cabor yang dipindah, yakni voli pantai, bola tangan pantai, korfball pantai, dan kabaddi pantai," ujarnya.
Menurutnya, hal itu menjadi cerminan ketidaksiapan pemerintah dalam menyiapkan event empat tahunan tersebut. Padahal keputusan penetapan tuan rumah sudah sejak 4 tahun lalu, usai Porprov VI Kaltim di Kutai Timur. Disebutnya, jika alasan akses jarak, itu konsekuensi dari luas wilayah Berau. Di sisi lain, mengapa beberapa cabor disebar supaya ada sukses ekonomi dapat tercapai.
"Sementara, penentuan cabor di Kecamatan Bidukbiduk bukan hanya untuk warga Bidukbiduk saja, tapi juga di kecamatan sekitarnya," jelasnya.
Di sisi lain, objek-objek wisata seperti air panas Biatan, hiu tutul di Talisayan, dan danau Lenggo, juga memiliki efek ekonomi. Apalagi, beberapa objek itu dikelola oleh Bumdes atau BUMK. Tentu akan menambah PAD kampung.
"Saya memilihat PB Porprov tidak lagi berpikir menyukseskan ekonomi masyarakat, tapi lebih kepada bagaimana event ini terlaksana karena persiapan yang tidak matang," tegasnya. (mar/adv/udi)
Editor : uki-Berau Post