SAMARINDA - SMK 7 Samarinda melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Projek ini merupakan bagian dari kurikulum merdeka, kali ini pihaknya mengadakan study tour napak tilas bagi siswa-siswi di Kecamatan Sangasanga. Kegiatan yang mengenalkan perjuangan sejarah para pahlawan dari Kabupaten Kutai Kartanegara tersebut berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa dengan peserta siswa-siswi kelas X dan XI (7-8/11).
Kepala SMK 7 Samarinda, Anda Supanda mengungkapkan bahwa kegiatan napak tilas siswa-siswi merupakan wujud pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka belajar. Dan juga sebagai perwujudan mata pelajaran sejarah dan muatan lokal serta penguatan P5.
"Kegiatan ini juga dikaitkan memperingati Hari Pahlawan 10 November dengan menghargai perjuangan pahlawan di Sangasanga pada peristiwa Merah Putih," ucapnya.
Pihaknya berharap para pelajar memiliki pengetahuan yang luas terkait sejarah yang terjadi. Tentunya ini merupakan awal yang positif bagi siswa. Pembelajaran di luar kelas ini meningkatkan dan memunculkan ide kreatif para siswa.
"Kami juga mendapatkan dukungan langsung dari orangtua siswa-siswi kelas X dan XI dan mengucapkan terima kasih atas dukungan Tim Pencinta Sejarah Sangasanga yang diwakilkan Pak Aspian dan pak Ketua RT sekitar Sangasanga,” ujarnya.
Koordinator tema pilihan P5 SMK 7 Samarinda, Deti Artiana Yahya mengatakan bahwa ini merupakan program dari P5 melakukan napak tilas untuk mengunjungi situs situs perjuangan para pahlawan terdahulu. "Jadi saya nilai napak tilas ini sudah tepat diberikan kepada para pelajar dalam menunjang enam dimensi profil pelajar Pancasila untuk para siswa," jelasnya.
Hal senada diungkapkan koordinator tema wajib P5 SMK 7 Samarinda, Zulkifli bahwa ada tiga program muatan P5 yang dikombinasikan jadi satu dalam melakukan perjalanan wisatawan tersebut. (adv/*/as/luc/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria