Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Berau Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Ini yang Disiapkan...

izak-Indra Zakaria • Rabu, 28 Desember 2022 - 09:34 WIB
JELANG TAHUN BARU: Sejumlah objek wisata di Berau diprediksi akan kedatangan banyak wisatawan seiring perayaan tahun baru.
JELANG TAHUN BARU: Sejumlah objek wisata di Berau diprediksi akan kedatangan banyak wisatawan seiring perayaan tahun baru.

TANJUNG REDEB – Menghadapi lonjakan wisatawan di akhir tahun 2022 ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau melakukan berbagai macam persiapan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang datang ke Bumi Batiwakkal.

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir menuturkan, hal pertama yang dibenahi pihaknya yakni Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang ada di kampung. Pokdarwis memiliki peran penting dalam memajukan pariwisata. Apalagi daya tarik setiap objek wisata berbeda-beda.

“Maka, daya tarik itu juga perlu dibenahi agar semakin bisa menarik wisatawan,” bebernya, Selasa (27/12).

Pihaknya telah melakukan berbagai pembenahan daya tarik pada objek wisata. Salah satunya, di Pulau Kakaban, Kecamatan Maratua. Dibeberkannya, lonjakan wisatawan sudah terjadi di sana.

“Saya sudah cek sendiri ke sana bahkan, sebelum libur akhir tahun sudah banyak sekali wisatawan yang datang,” tuturnya.

Hal lainnya yang menjadi perhatiannya adalah sarana dan prasarana yang harus dipelihara. Jika ada yang rusak akan segera diperbaiki. Meskipun yang mengelola merupakan swadaya masyarakat, pihaknya tetap mendukung sebab dapat membantu perkembangan di Kabupaten Berau.

Selain itu, pada objek wisata Labuan Cermin Kecamatan Bidukbiduk telah dilakukan perpanjangan tracking. Wisatawan yang tidak lagi naik tangga untuk menikmati Labuan Cermin, pagar pembatas buaya kini telah diubah menjadi landasan untuk wisatawan bisa berjalan kaki di atasnya.

“Kalau sebelumnya hanya dipagar biasa, tapi sekarang dibuat jalan di atasnya,” ucapnya.

“Termasuk homestay dan resor yang ada di Kabupaten Berau, pengelolanya telah mengikuti pembinaan yang diadakan Disbudpar,” ungkapnya.

Adapun beberapa pelatihan yang telah dilakukan yakni, pelatihan hospitality, guide atau pemandu wisata hingga diving. Bahkan, beberapa pelatihan telah meluluskan hingga tiga angkatan.

“Sudah dilakukan beberapa kali sejak awal tahun. Tahun depan rencananya juga akan dilakukan pelatihan serupa,” ujarnya.

Sehingga, ketika wisatawan datang tidak hanya melihat keindahan wisata alamnya saja. Melainkan juga bisa terpanggil kembali ke Kabupaten Berau karena hospitality atau pelayanannya yang bagus.

Untuk sementara, memang prediksi kunjungan pariwisata yang tertinggi berasal dari daerah pesisir. Namun, objek wisata lainnya tidak kalah ramai. Seperti di Kecamatan Segah dan pedalaman Kelay.

Karenanya, Ilyas mengimbau para wisatawan yang datang untuk tetap menjaga jarak, mencuci tangan secara berkala dan memakai masker. Meskipun Covid-19 sudah melandai namun, dikatakannya masih ada.

“Yang paling penting juga menjaga kebersihan. Tidak boleh membuang sampah sembarangan di objek wisata mana pun,” tutupnya. (hmd/arp)

Editor : izak-Indra Zakaria
#pariwisata