BALIKPAPAN – Sorotan pada proyek penanganan banjir DAS Ampal kini datang dari pimpinan parlemen di Kota Beriman. DPRD Balikpapan mendorong kontraktor untuk segera menyelesaikan proyek di Jalan MT Haryono tersebut.
Mengingat hampir satu bulan terakhir jalan depan Global Sport belum dibuka kembali. Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh menegaskan, proyek pengendali banjir DAS Ampal jelas terlihat memiliki progres yang lambat di lapangan.
Dia menilai kontraktor pelaksana proyek tak kredibel. “Dewan jelas melihat itu lambat, kontraktornya tak kredibel. Kami minta segera diselesaikan. Sebab rakyat sudah teriak,” katanya kepada awak media, Senin (27/2).
Apalagi nilai proyek pekerjaan yang dicurahkan dari APBD Balikpapan tak sedikit. Proyek ini memiliki anggaran lebih dari Rp 130 miliar. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan Rafiudin mengatakan, pihaknya terus memantau proyek dan kini progres pekerjaan masih berjalan.
Menurutnya, cuaca menjadi salah satu kendala pekerjaan. Dalam beberapa hari terakhir, Kota Minyak mengalami hujan deras. Contohnya cuaca pada Minggu (26/2). Ada pun waktu siang hari begitu panas terik.
Sedangkan menjelang sore, malam hari, hingga Senin (27/2) pagi justru hujan. “Itu tentu membuat proyek tidak maksimal. Saat ini kontraktor berusaha mempercepat proses peninggian jalan,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, hujan deras membuat proses pengangkutan material yang tidak bisa maksimal. Warga Kota Beriman juga mengeluh dengan titik proyek di Jalan MT Haryono depan MS Glow yang membuat kemacetan cukup panjang.
Menanggapi hal tersebut, Rafiudin menyebutkan, pihaknya sudah meminta PT Fahreza Duta Perkasa membuat akses sementara bagi pemilik usaha. Dia menyampaikan permohonan agar masyarakat dapat memahami proses pekerjaan tersebut. (din/ADV/one)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan