PENAJAM-Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam melantik 12 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU, Senin (27/3). Dalam pelantikan tersebut, 12 nama menduduki jabatan di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) PPU. Yakni, Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) PPU dikepalai Tur Wahyu Sutrisno, yang sebelumnya mengepalai Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) PPU. Mulyono, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Dinas Pertanian, kini menjabat kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU.
Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU dikepalai oleh Khaerudin yang sebelumnya menjabat kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU. Sementara Budi Santoso yang sebelumnya memimpin Diskominfo dilantik untuk menduduki posisi kepala unsur pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Saidin yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kini mengepalai Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Perdagangan, yang sebelumnya dikepalai oleh Sukadi Kuncoro, yang dipindahtugaskan untuk mengepalai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU.
Kemudian, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU yang ditinggalkan Alimuddin karena terpilih menjadi deputi Sosial Budaya dan Pengembangan Masyarakat, Otorita IKN, kini dikepalai oleh Alimuddin, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU. Lalu, Andi Singkerru yang sebelumnya menjabat sekretaris DPRD PPU dilantik menjadi kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU. Dinas ini sebelumnya dikepalai Ahmad yang posisinya dialihtugaskan menjadi staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia pada sekretariat kabupaten (setkab) PPU. Pos yang ditinggalkan Andi Singkerru diisi Suhardi yang sebelumnya menjabat kepala Disnakertrans PPU. Sedangkan Marjani yang sebelumnya menjabat kepala BPBD PPU diberi amanah memimpin Dinas Perpustakaan dan Arsip. Ada juga nama Fatmawati yang semula memimpin Bappelitbang menjadi staf ahli bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan pada setkab PPU.
Bupati PPU Hamdam mengatakan, pelaksanaan pelantikan ini tak hanya untuk kepentingan pegawai, tapi lebih dari itu, pelantikan untuk pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan pelaksanaan tugas dan kinerja pelayanan publik. "Semua yang kita lakukan ini sudah sesuai dengan rekomendasi panitia seleksi (pansel) dan saya rasa sudah sangat tepat," kata Hamdam. Sementara itu, Ahmad Usman, asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab PPU, yang bertemu Kaltim Post sesaat sebelum acara pelantikan yang digelar kemarin di lantai tiga Kantor Bupati PPU, mengatakan bahwa ada sejumlah jabatan pemerintahan yang masih kosong. Posisi jabatan yang kosong tersebut, lanjut dia, akan diisi melalui sistem lelang jabatan terbuka. (far/k16)
ARI ARIEF
Editor : izak-Indra Zakaria