TANA PASER - Pembangunan paling terlihat untuk 2024 ini di Kabupaten Paser yang sudah berjalan adalah perombakan pendopo bupati. Bangunan yang bersebelahan dengan rumah dinas bupati Paser ini dianggarkan Rp 24,4 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser Hasanuddin mengatakan, gedung pendopo ini lebih dari 20 tahun belum pernah direnovasi kembali setelah dibangun. "Bangunan baru nanti tentunya untuk agenda pemerintahan dan masyarakat agar lebih representatif dan luas, dengan kapasitas mencapai seribu orang," kata Hasanuddin, Jumat (9/6).
Selama ini bupati menerima tamu di rumah jabatan harus di dalam rumah dinas, ini sudah tidak sesuai dan diputuskan untuk meningkatkan pembangunan fasilitas umum tersebut yang diberi nama Pendopo Lou Bapekat.
Ruang pertemuan akan diperluas dan ditambah dengan ruang meeting dan ruang tamu. Pembangunan ini akan didesain dengan tetap memerhatikan unsur muatan lokal dengan ukuran 30x60 meter untuk ruang pertemuannya, 20x60 meter untuk aula, total luasnya 2.400 m2.
Pembangunan gedung itu dilakukan dengan dua kombinasi yaitu rangka baja dan beton. Kabid Tata Ruang, DPUTR Paser, M Syaukani, menjelaskan bangunan aula pendopo dibongkar total karena fondasi yang ada saat ini posisinya berbeda dari yang direncanakan.
Rencana pembangunan pendopo ini sebelumnya sudah melalui pembahasan dan persetujuan pihak legislatif. "Bangunan baru nanti dapat menampung tamu berskala besar," katanya. (jib/far/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria