Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Namanya Pariwisata Special Interest, Konsep yang Dicanangkan Pemkab Berau

izak-Indra Zakaria • Senin, 3 Juli 2023 - 07:09 WIB
SALAH SATU WISATA UNGGULAN: Danau Kakaban yang berada di Kepulauan Maratua merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Berau.
SALAH SATU WISATA UNGGULAN: Danau Kakaban yang berada di Kepulauan Maratua merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Berau.

TANJUNG REDEB – Pembangunan pariwisata yang baik, jelas, dan berkelanjutan membutuhkan konsep yang terukur. Tanpa konsep yang baik, pembangunan pariwisata jelas tak terarah. Mengingat pentingnya konsep tersebut, pariwisata Berau ingin dibangun dan dikembangkan berdasarkan konsep Special Interest (minat khusus) dan Mass Tourism (pariwisata massal).

Pj Sekkab Berau, Agus Wahyudi menjelaskan pariwisata berbasis Special Interest merupakan pariwisata yang ingin dikembangkan pemerintah daerah untuk wisatawan baik domestik atau mancanegara dengan kuantitas atau skala kecil.

“Artinya, tidak semua orang berminat ke tempat wisata tersebut. Sebab, setiap orang memiliki selera dan keinginan yang berbeda. Karena itu, dari segi jumlah tentu hanya sedikit pengunjung yang datang,” ujarnya.

Berbeda dengan Special Interest, pariwisata massal hendak membangun destinasi wisata dengan menampung sebanyak mungkin wisatawan. Karena itu, prospek dari pariwisata jenis ini hendak mengutamakan kuantitas pengunjung dalam sekali kunjungan.

“Kalau semakin banyak jumlah pengunjung dan terus menerus berkunjung ke lokasi wisata itu maka prospek pariwisata ini berpotensi bagus dalam segi ekonomi. Ada peningkatan pendapatan, ada lapangan kerja baru, dan sebagainya,” tuturnya.

Untuk membumikan dua konsep itu, jelas dibutuhkan upaya yang serius dalam membangun pariwisata di Bumi Batiwakkal. Upaya-upaya itu seperti mempersiapkan SDM yang unggul. Termasuk membangun, memperbaiki, atau melengkapi sarana dan prasarana atau fasilitas yang masih kurang.

“Jalan ke arah destinasi wisata mesti diperbaiki. Tour guide yang sudah ada mesti ditambahkan. Fasilitas pengunjung mesti ditata dengan bagus. Juga kebersihan daerah wisata perlu dirawat,” katanya.

Agus pun berharap agar dengan dua konsep itu pariwisata Berau menjadi sektor unggulan ke depannya. Lebih dari itu menjadi sektor yang mampu berkontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD) Berau dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Untuk diketahui, terkait pembangunan jalan menuju daerah pariwisata, pemerintah kabupaten telah menyiapkan anggaran sejumlah Rp 200 miliar. Dana gabungan Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim dan APBD Berau itu akan dipakai untuk membangun proyek jalan menuju kawasan wisata hingga tuntas tahun ini.

Tak hanya itu, ke depan gedung pariwisata yang mangkrak sampai saat ini pun hendak dilanjutkan pembangunannya. Memang kendala yang masih ditemukan saat ini yakni anggaran. Apalagi sudah 7 tahun gedung itu tidak diselesaikan. Kebutuhan anggaran jelas meningkat. (adm/arp)

Editor : izak-Indra Zakaria
#pariwisata