TANJUNG REDEB - Jajaran Komisi III, DPRD Berau menggelar rapat bersama DPUPR Berau. Rapat itu bertujuan untuk pembahasan program DPUPR di tahun 2024 mendatang.
Disampaikan Ketua Komisi III DPRD Berau, Saga, salah satu pembahasan pihaknya mengenai RT 3, Kelurahan Bedungun, yang memang benar-benar butuh peningkatan. Karena setiap hujan selalu banjir. Padahal lokasinya tidak terjauh dari kantor DPRD Berau. Bahkan warga sekitar sudah beberapa kali datang ke kantor tersebut untuk mengajukan nasib mereka.
“Iya itu yang kami usulkan dan menjadi usulan prioritas,” tegasnya.
Selain itu, ditambahkan Saga, pertemuan ini juga, sudah menjadi jadwal bagi Komisi III Berau, melaksanakan rapat koordinasi dengan mitra. Pihaknya, mencoba untuk melakukan rapat dengan DPUPR Berau, terkait untuk rencana 2024 untuk arah pembangunan.
“Kami dari komisi ini kan pada saat pembahasan dengan tim CAPD, sudah ada bahan dari dinas teknis khususnya DPUPR, berkaitan dengan apa yang setelah prioritas yang diusulkan secara umum,” katanya.
Politikus PPP ini melanjutkan, fokus di tahun depan adalah, berkaitan dengan penyangga jalan untuk menuju destinasi pariwisata kemudian terkait dengan pembangunan jalan yang segala prioritas penuntasan jalan.
Ditegaskannya, jangan sampai, jalan yang tahun 2023 belum tuntas, tapi 2024 ada perencanaan jalan lagi. “Pementasan pembangunan yang sudah berjalan di tahun-tahun sebelumnya, bisa diselesaikan,” ucapnya.
Untuk menyelaraskan pembangunan antara dua kecamatan yang ada, agar bisa dibangun juga kantor camat di Gunung Tabur. Karena di Sambaliung telah dibangun kantor camat yang megah. Karena arahan dari bupati kepada dinas teknis terkait yang membidangi untuk mulai melihat pembangunan kantor-kantor pelayanan khususnya kantor kecamatan.
Ia juga menyinggung soal bangunan kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau yang dianggapnya kurang layak. “Lihat saja sendiri, bagaimana kondisi kantor Dinkes, cukup miris,” tegasnya.
Menurutnya, selain sarana pendidikan, kesehatan juga menjadi salah satu faktor penting dalam kemajuan suatu daerah. Agar dengan adanya kantor baru, pelayanan Dinas Kesehatan bisa dimaksimalkan dengan baik.
“Perbaiki dulu sarananya, baru pembenahan yang lain dilakukan bertahap,” tutupnya. (hmd/adv/arp)
Editor : uki-Berau Post