Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Perbaikan Jalan Wolter Monginsidi, Komisi III Minta Dukungan Masyarakat

Wawan-Wawan Lastiawan • 2023-08-16 06:37:23
Photo
Photo

BALIKPAPAN – Proyek pembangunan di Jalan Wolter Monginsidi viral di media sosial selama satu bulan terakhir. Warga sempat mengeluhkan perbaikan drainase dan jalan. Hingga akhirnya ramai.

Ketua Komisi III Alwi Al Qadri mengatakan, keluhan dari masyarakat mulai dari pengecoran jalan dianggap terlalu tinggi hingga pekerjaan drainase bengkok terhalang tiang. Maka untuk memastikan masalah ini, pihaknya turun melakukan sidak pada Senin (14/8).

Alwi melihat, tinggi rumah memang lebih rendah dibanding jalan. Namun karena rumah sudah dibangun 30-40 tahun lalu. Itu membuat posisi rumah terlihat lebih rendah. Apalagi ketika jalan dibangun lebih tinggi lagi.

Dia mengatakan, prinsipnya daerah yang ingin maju salah satunya dengan melakukan perbaikan jalan terlebih dahulu. “Kalau mengikuti rumah yang lama agak repot juga,” ucapnya.

Alwi bercerita, pembangunan drainase dan perbaikan jalan sesungguhnya usulan Komisi III. Khususnya Alwi dan Kamaruddin yang merupakan wakil rakyat dapil Balikpapan Barat. Awalnya warga mengeluhkan kondisi jalan rusak. Namun anggota dewan dianggap hanya diam saja.

Itu yang membuat Komisi III mengusulkan perbaikan di sana. “Tapi ketika kami perbaiki, sekarang masyarakat mengeluh. Kami juga bingung,” sebutnya. Dia menjelaskan, perbaikan jalan memang harus melakukan peninggian jalan.

Termasuk minimal dengan tinggi 27 sentimeter. Menurutnya kalau lebih rendah justru tidak membuat usia jalan lebih lama. Mengingat yang melewati jalan merupakan kendaraan besar seperti truk dan kontainer dengan berat berton-ton.

“Kalau peninggian jalan di bawah 20 sentimeter mungkin hanya 5 bulan jalanan hancur lagi,” ucapnya. Sedangkan terkait drainase yang bengkok, Alwi melihat semata-mata karena terhalang pipa induk dan tiang PLN.

Kabarnya dari kontraktor telah meminta PLN untuk memindahkan utilitas. Namun tak kunjung ada respons. Sementara proyek harus tetap berjalan dan tak mungkin menunggu pemindahan utilitas.

“Kalau tidak cepat warga bisa kebanjiran karena drainase sudah dibongkar. Maka dibuat sedikit membengkok menyesuaikan kondisi tiang PLN,” ujarnya. Dia memastikan, drainase yang bengkok hanya sedikit saja dan tidak berpengaruh.

“Karena yang penting drainase masih selevel dengan jalan,” imbuhnya. Menurutnya jika warga berpikiran positif, seharusnya saat ada perbaikan jalan mereka akan menyambut dengan senang hati proyek tersebut.

Dia berharap, proyek ini bisa rampung secepatnya dan mendapat dukungan dari masyarakat. Alwi mengingatkan, perbaikan jalan ini untuk kondisi jangka panjang. Termasuk mengantisipasi banjir.

Sehingga jalan dibuat tinggi agar bisa melakukan evakuasi saat ada bencana. Begitu pula perbaikan drainase. “Berpikirnya 5 - 10 tahun mendatang. Apalagi kita penyangga IKN. Kalau pembangunan sudah jalan, kita tidak bisa hindari,” tandasnya. (din/pro/ADV) 

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#ADV DPRD BALIKPAPAN