Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Perlunya Menata Kelas di Sekolah Dasar

izak-Indra Zakaria • 2023-08-24 14:25:53
Photo
Photo

Oleh:

Yuanti Rusdiah SPd

Guru SD 006 Loa Janan Ilir Samarinda

 

 

MENGATUR lingkungan fisik bagi pengajaran merupakan awal untuk pengelolaan ruang kelas. Hal ini merupakan tugas yang dihadapi semua guru sebelum kegiatan kelas dimulai. Banyak guru merasa lebih mudah merencanakan aspek pengelolaan kelas nonfisik dibandingkan harus mengatur lingkungan kelas dalam mendukung dan mencapai tujuan pembelajaran.

Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam mengatur ruang kelas umum di tingkat sekolah dasar (SD) yang mempunyai banyak instrumen dan perabotan. Seperti, meja guru dan siswa, rak buku, lemari buku, kursi guru dan siswa, serta lemari arsip.

Mungkin juga ada peralatan elektronik seperti, proyektor, komputer, speaker atau audio, alat bantu visualisasi seperti papan tulis, white board, papan buletin, diagram, dan peta. Terakhir guru juga memberikan sentuhan personal bagi sebuah ruang kelas seperti: tanaman, akuarium, dan beberapa pernak-pernik hasil karya siswa.

Pengaturan ruangan yang akan dilakukan guru dapat mengomunikasikan kepada siswa bagaimana guru mengharapkan semua anggota kelas untuk turut serta dalam mengelola kelas. Filosofi guru mengenai pembelajaran akan memengaruhi cara guru dalam mengatur setiap komponen pada ruang kelas.

Meja dan kursi yang diatur secara berkelompok mengisyaratkan bahwa interaksi dan kolaborasi di antara siswa memfasilitasi beberapa kegiatan aktif yang hendak dicapai. Meja tulis yang diatur berurutan mengindikasikan bahwa fokus dari ruang kelas adalah sang guru, papan tulis atau beberapa titik pusat perhatian lainnya.

Pengaturan ruang kelas merupakan bentuk dari kemampuan guru dalam memanajemen kelas dan menciptakan iklim pembelajaran yang baik bagi siswa. Ruang kelas bukanlah wilayah yang sangat luas bagi siswa hingga puluhan orang berinteraksi selama periode waktu yang lama selama 5–8 jam sehari.

Guru dan siswa akan selalu terlibat dalam berbagai kegiatan dalam menggunakan berbagai wilayah ruang yang berbeda dalam mencapai tujuan pembelajaran. Guru akan selalu memfasilitasi kegiatan-kegiatan pembelajaran dengan baik jika guru mengatur ruang kelas untuk memungkinkan pergerakan yang teratur, mempertahankan distraksi seminimal mungkin, dan menggunakan ruang yang tersedia secara efisien.

Beberapa aspek penting pengaturan ruang kelas seperti, pengaturan dinding dan langit-langit. Ruang dinding dan papan buletin menyediakan tempat untuk memfasilitasi dalam menampilkan/ruang display hasil karya-karya siswa dan instrumen yang relevan dengan pembelajaran. Seperti tugas-tugas yang diberikan guru, peraturan kelas, jadwal pelajaran, piket kelas, jam dinding, pernak-pernik hiasan dinding dan hal menarik lainnya.

Adapun ruang langit-langit juga bisa digunakan untuk menggantung benda-benda hasil karya siswa, dekorasi dan benda-benda yang bisa dipindah-pindahkan untuk mempercantik ruang kelas.

Kemudian, pengaturan ruang lantai. Salah satu titik mula yang baik bagi rencana pengaturan lantai ruang kelas adalah menentukan di mana guru dan siswa akan menyelenggarakan pembelajaran kelas dengan duduk di kursi, berdiri atau duduk di lantai dengan suasana yang santai. Jadi, guru harus menyediakan tempat/tata letak ruang yang luas untuk siswa dapat berkumpul di lantai dalam pembelajaran.

Selain itu, pengaturan meja dan kursi siswa. Guru harus menentukan pengaturan tempat duduk yang dibuat bervariasi untuk menciptakan suasana baru dan menarik bagi siswa. Meja tulis siswa dapat diatur berkelompok, berjajar, berbaris, melingkar, setengah lingkaran, tapal kuda dsb. Disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai.

Pengaturan lemari buku dan material pembelajaran. Lemari buku yang berisi materi, bahan ajar/buku pelajaran sebaiknya diletakkan dengan tidak menghalangi dan menghambat siswa dalam mengakses. Jadi, letaknya harus mudah dilihat, diakses, dan diawasi dengan mudah serta tidak menghalangi jalan.

Pertimbangan menggunakan lemari dorong lebih efektif untuk menyimpan buku pelajaran dan material lainnya yang mungkin harus dipindahkan dari posisi satu ke posisi lain yang mudah dilihat.

Berikutnya, pengaturan berkas portofolio siswa. Setiap siswa mempunyai dokumen portofolio yang berisi tugas-tugas dan pekerjaan mereka selama di kelas, maka guru harus menempatkan portofolio siswa di tempat yang mudah dijangkau atau ditemukan dalam susunan alfabet, seperti ditempel di tembok kelas yang panjang, atau di lemari kaca transparan.

Pengaturan meja tulis dan perlengkapan guru. Prinsip pengaturan meja tulis guru dapat diatur menghadap para siswa dan pastikan mereka dapat melihat guru dari tempat duduknya. Bukan keharusan meja tulis guru berada di depan meja tulis siswa, karena beberapa guru lebih suka menempatkan meja tulis mereka di belakang ruangan dibandingkan di depan.

Adapun perlengkapan guru sebaiknya disimpan di meja tulisnya sendiri dan selalu memerhatikan batasan perlengkapan pada setiap tahun ajaran. Tata ruang kelas merupakan upaya yang dilakukan guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, melalui kegiatan pengaturan siswa dan barang/fasilitas pembelajaran.

Selain itu, tata ruang kelas dimaksudkan untuk menciptakan dan memelihara tingkah laku siswa yang dapat mendukung proses pembelajaran. (pms/kri/k16)

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria