Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pembangunan Bandara Rantau Panjang Akan Berlanjut, Pemkab Tuntaskan Dokumen Review DED Penganggaran

izak-Indra Zakaria • Rabu, 18 Oktober 2023 - 20:33 WIB
SERIUS:Bupati Kabupaten Paser dr Fahmi Fadli ketika mendengarkan paparan dari Dishub Paser terkait progres rencana pembangunan bandara di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot.  (FOTO:ISTIMEWA)
SERIUS:Bupati Kabupaten Paser dr Fahmi Fadli ketika mendengarkan paparan dari Dishub Paser terkait progres rencana pembangunan bandara di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot.  (FOTO:ISTIMEWA)

Progres pembangunan bandar udara (bandara) di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot masih terus berlanjut. “Saat ini masih berproses kami masih menunggu penyelesaian 2 dokumen,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabu­paten Paser Inayatullah. Inayatullah menjelaskan, proses taha­pan dimulai awal Februari seperti pe­nyusunan dokumen review Detail En­gineering Design (DED), dokumen studi hingga seminar studi pendahuluan sesuai arahan Dirjen Perhubungan Udara saat pertemuan Kemenhub, Pemprov Kaltim dam Pemkab Paser di Jakarta 8 Februari 2023 lalu.

Pelaksana penyusunan kedua doku­men tersebut, kata Inayatullah, adalah Bidang Litbang pada Bappedalitbang sesuai nomenklatur kewenangan pen­ganggarannya yang tertuang dalam Kep­mendagri Nomor 050-5889 Tahun 2021. 

“Namun dalam penyusunannya tetap dibantu oleh Dinas Perhubungan,” jelasnya.

Menurutnya, sesuai hasil pertemuan di Kemenhub 22 Agustus 2023, Dishub diminta agar review DED memperhitung­kan kondisi struktur tanah yang menjadi landasan pacu pesawat, jika jenis pesawat yang akan dilay­ani ditingkatkan, dengan memper­timbangkan dampak perkembangan pembangunan IKN Nusantara dima­na Kabupaten Paser merupakan mi­tra strategis.

Kemudian, 11 September 2023 lalu, telah diadakan seminar awal penyu­sunan dokumen review DED. Perte­muan tersebut disampaikan secara teknis tentang perencanaan treat­ment pengaliran air dari kawasan bandara ke sungai terdekat, pengua­tan tanah pada sisi udara yaitu run­way, taxiway, apron serta perbaikan pondasi pada beberapa bangunan sisi darat.

Selanjutnya, pada 4 Oktober 2023 telah dilakukan seminar untuk peny­usunan dokumen studi pendahuluan. Pada pertemuan tersebut mendapat­kan kesimpulan untuk penambahan data-data sektoral dari beberapa Or­ganisasi Perangkat Daerah (OPD) seb­agai data sekunder.

“Untuk melengkapi data-data prim­er yang telah dihimpun mengingat dokumen ini akan menjadi salah satu dokumen yang memperkuat Kemen­hub untuk lanjutan pembangunan bandara, dari sisi pembiayaan apak­ah pola sharing anggaran atau pola Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU),” jelasnya.

Inayatullah mengharapkan kedua dokumen bisa selesai Oktober 2023 ini, yang kemudian kembali dilaku­kan presentasi akhir di Dirjend Per­hubungan Udara. 

“Agar bisa segera diputuskan proses penganggaran dan pelaksanaan pem­bangunan,” tambahnya.(tom/vie)

Editor : izak-Indra Zakaria