UJOH BILANG–Nahas nasib menimpa keluarga Imam Solihin, dia beserta istri dan anak terpaksa merelakan rumah dan barang oleh karena si jago merah. Tepat pada Jumat subuh api melahap mulai bagian dapur, api diduga dari sisa arang dapur tanah yang tidak padam dengan sempurna.
Imam yang baru tersadar dari tidur malam hanya sempat menyelamatkan diri anak dan istri. Kini ia pun menumpang dengan mertua. Peristiwa yang tidak mengenakkan di Kampung Long Pakaq Baru itu terendus hingga tingkat Pemkab Mahulu, dengan segera mengambil tindakan dalam mengurangi beban keluarga kecil tersebut.
Wakil Bupati (Wabup) Mahulu Yohanes Avun beserta Kadissos Honorata Husun dan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu menyambangi lokasi kebakaran, Rabu (8/11).
Kedatangan wabup beserta rombongan disambut senyum bahagia oleh korban kebakaran. Sejumlah bantuan berupa pangan sandang dan berupa uang tunai diharapkan mampu meringankan beban yang diterima korban usai yang saat ini masih menanti pembangunan rumah kembali.
Wabup Yohanes Avun mengatakan, atas nama pemerintah ikut prihatin atas peristiwa yang menimpa keluarga tersebut. Meskipun hanya satu rumah yang terbakar jelas tetap berat atas kejadian kehilangan tempat tinggal satu-satunya milik korban.
"Untuk itu, pemkab tidak tinggal diam dan sudah melakukan pemberian bantuan sosial baik dari Dissos maupun dari BPBD untuk meringankan beban korban ini," ungkap Avun. (*/sya/kri/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria