Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak, IDI Imbau Warga Pakai Masker dan Vaksinasi Dosis ke-4

izak-Indra Zakaria • Jumat, 8 Desember 2023 - 21:58 WIB
Photo
Photo

Data global mencatat lonjakan kasus varian Covid-19 dalam 28 hari terakhir, mulai dari Senin (23/10) hingga Minggu (19/11). Dikutip dari Antara pada Kamis (7/12), sebanyak 104 negara telah melaporkan peningkatan kasus dan 43 negara melaporkan kematian.

Di Singapura, terdapat 2 ribu kasus varian Omicron, termasuk EG.5 dan HK 3, yang mendominasi 70 persen dari total kasus pada Oktober hingga November. varian Omicron, termasuk BA.2.86 dengan tingkat infeksi rendah, juga terus berkembang. Sementara di Malaysia, dari data 2-8 Oktober, terdapat 927 kasus terkonfirmasi, dan pada bulan November, terjadi peningkatan hampir 4.000 kasus.

Peningkatan kasus di kedua negara tersebut disebabkan oleh mobilitas tinggi masyarakat selama bulan November, terutama karena perjalanan liburan akhir tahun dan pertemuan bersama teman. Antibodi masyarakat cenderung menurun setelah 6 atau 12 bulan dan data menunjukkan bahwa dari 89 negara yang dilaporkan mengalami peningkatan kasus, termasuk di Amerika, Kanada, China, Jepang, dan Korea Selatan.

Lonjakan kasus positif Covid-19 di Jakarta juga terjadi sejak Senin (13/11), dengan peningkatan sebesar 30 hingga 40 persen hingga Minggu (3/12). Dalam satu bulan (November) terjadi peningkatan sebanyak 22 persen dibandingkan bulan sebelumnya (Oktober).

Meskipun terjadi peningkatan kasus varian EG.5 di Indonesia sejak Juni, dengan puncak peningkatan 20 persen pada Juli dan penurunan pada Agustus, situasi rawat inap masih tergolong rendah. Subvarian Omicron, seperti BA.2.86, EG.5, dan HK.3, memiliki gejala ringan dan belum dapat dipastikan perbedaan gejala dengan varian lain.

Dikutip dari Jawa Pos Radar Tuban pada Kamis (7/12), seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 tersebut, Profesor Erlina Burhan, Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) memberi peringatan. Erlina mendorong masyarakat untuk meningkatkan kembali penerapan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menghindari kerumunan, sebagai langkah antisipasi terhadap kasus Covid-19.

“Mengingat kondisi dan lonjakan kasus di Singapura, Malaysia, dan bahkan Indonesia, PB IDI mengimbau agar kita kembali menggunakan masker ketika mengalami gejala batuk, pilek, atau bersin,” ujarnya pada Rabu (6/12).

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI, Ngabila Salama, mengajak para lansia berusia di atas 50 tahun untuk segera melengkapi vaksinasi dengan empat dosis.

Ngabila menekankan bahwa golongan ini berpotensi mengalami kondisi parah jika terinfeksi Covid-19, sehingga penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh melalui vaksinasi. Menurut Ngabila, pralansia di atas 50 tahun termasuk dalam kelompok risiko tinggi karena adanya komorbiditas. Oleh karena itu, mereka perlu memperoleh vaksinasi hingga mencapai empat dosis. (*)

Editor : izak-Indra Zakaria