BALIKPAPAN - Tim Pengabdian Masyarakat ITK, yang terdiri dari Program Studi Teknik Mesin, Fisika, dan Statistika, telah mencapai keberhasilan gemilang dalam mengubah wajah bisnis keripik tortilla rumput laut di Poklahsar Swakarya Bersama Kabupaten Penajam Paser Utara, Sabtu (2/12).
Kolaborasi mereka dengan kelompok pengolah dan pemasar (POKLAHSAR) Swakarya Bersama telah menghasilkan terobosan penting dalam pemasaran, produksi, dan manajemen keuangan.
Kegiatan dimulai dengan proses rebranding yang menyegarkan, pelatihan digital marketing, dan pembaruan desain kemasan untuk produk unggulan, Tortilla rumput laut dengan Brand Binar PPU-Tortilla Seaweed. Langkah ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar dengan tampilan yang lebih dinamis dan modern.
Selanjutnya, tim berhasil meningkatkan efisiensi produksi dengan redesain mesin pengaduk adonan tortilla. Melalui pelatihan penggunaan mesin baru dan penyerahan modul pemeliharaan mesin, mereka berhasil menciptakan mesin yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi keripik tortilla.
Tidak hanya fokus pada aspek produksi, tim juga memberikan pelatihan manajemen keuangan yang sangat penting bagi kelompok POKLAHSAR Swakarya Bersama. Didampingi oleh ahli keuangan berkompeten, Mitra diajarkan menggunakan aplikasi SIAPIK untuk mengelola keuangan dengan lebih baik, memberikan pondasi kuat dalam menghadapi persaingan pasar yang ketat.
Pendamping UMKM yang bersertifikasi turut berkontribusi, memperkuat aspek sosial dan edukatif dari kegiatan ini. Keberhasilan tidak hanya dirasakan oleh kelompok UMKM, tetapi juga oleh dosen dan mahasiswa yang terlibat, mendapatkan pengakuan atas kontribusi mereka dalam pengembangan teknologi.
Dampak positif kegiatan ini meluas ke manfaat ekonomi, diharapkan meningkatkan produktivitas keripik tortilla dan mendukung ekonomi lokal.
Selain itu, mahasiswa yang terlibat mendapatkan pengakuan akademis melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, memberikan mereka kesempatan untuk belajar dan berkontribusi secara nyata pada masyarakat sekitar.
Kolaborasi ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang holistik dan berdaya guna, menunjukkan potensi besar dalam menggabungkan pengetahuan akademis dengan kebutuhan riil masyarakat. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria