TANJUNG REDEB – Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus serius mengatasi kemiskinan. Salah satu upaya menuntaskan kemiskinan di Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau ini, Asisten I SetkabBerau, Hendratno mengajak seluruh perusahaan untuk membantu.
Ia menjelaskan, Bumi Batiwakkal memiliki banyak perusahaan sehingga harus digandeng untuk memberikan bantuan, termasuk dengan pemberian jaminan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu.
“Penanggulangan kemiskinan adalah salah satu dari 18 program prioritas Pemkab Berau. Tentunya hal tersebut menjadi pekerjaan rumah untuk seluruh OPD dalam memberikan bantuan sebagai percepatan penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran,” ujarnya kepada awak media ini.
Selain itu, strategi ke depan dalam mengatasi kemiskinan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada. Serta selalu diperbaharui secara berkesinambungan danmenggunakannya secara bijaksana.
Karena itu, sinkronisasi dan integritas berbagai program penanganan kemiskinan menjadi semakin penting untuk ditingkatkan. “Pasalnya apabila tidak dilaksanakan secara optimal, maka akan berdampak pada semakin meningkatnya angka kemiskinan di Kabupaten Berau,” paparnya.
Menurutnya, sejauh ini penanganan kemiskinan yang telah dilaksanakan di Berau baik itu program pusat, provinsi ataupun daerah masih terus berjalan. Namun, angka relevansi terhadap dinamika angka kemiskinan masih belum optimal.
Diperlukan juga pengembangan instrumen yang mampu menggambarkan data periwayatan masyarakat miskin beserta intervensi yang telah diterima. Baik intervensi dari pusat, provinsi maupun daerah.
Ada beberapa hal yang menjadi kesimpulan dan rekomendasinya. Yakni, memaksimalkan peran tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) dalam percepatan penanggulangan kemiskinan. Selanjutnya, menyinergikan perencanaan program penanggulangan kemiskinan lintas OPD, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga terkait dan masyarakat.
Mengintegrasikan program penanggulangan kemiskinan ke dalam dokumen perencanaan kabupaten, baik, RPJPD, RPJMD hingga RKPD). Program penanggulangan kemiskinan Kabupaten Berau akan disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan yang diperlukan berdasarkan karakteristik wilayah kecamatan dan kampung atau kelurahan serta kondisi masyarakat miskin.
“Meningkatkan peran kampung, kelurahan, kecamatan dan Dinas Sosial (Dinsos) Berau dalam mendukung penyediaan data penduduk miskin,” terangnya.
Tidak lupa pula peran penting dari perusahaan yang harus berbanding lurus dengan berkurangnya angka kemiskinanterutama di wilayah operasionalnya. “Harus ada timbal baliknya dan perusahaan pun harus peka terhadap kondisi masyarakat setempat dan dapat membantu mereka keluar dari angka kemiskinan,” tandasnya (aky/adv)
Editor : rahman-Rahman Hakim