Masih adanya beberapa titik jalan Soekarno Hatta, mulai KM 1 hingga 5 akibat proyek galian pipa gas yang dikerjakan Perusahaan Gas Negara (PGN) Solutions yang belum sepenuhnya rampung diperbaiki dan mulus kembali menjadi PR jelang akhir tahun 2023.
Pantauan media ini, ada beberapa titik jalan Soekarno Hatta yang mash berlubang dan membahayakan pengendara roda dua yang melintas.
Begitu pula, jalan menurun dan tidak rata membuat pengendara roda dua harus ekstra hati-hati.
Meskipun sebelumnya Manajer Project Erlin F Chandra, Humas PGN Danil, dan Hendro sebagai Humas Pertagas, serta Ervin selaku pelaksana project di lapangan saat pertemuan dengan warga dan LPM Graha Indah Kecamatan Balikpapan Utara berkomitmen untuk melakukan perbaikan.
“Permintaan pengembalian fasilitas warga dan fasilitas umum seperti semula di area Kelurahan Graha Indah. Akhirnya pihak PGN memenuhi komitmennya untuk bertanggung jawab setelah diadakan pertemuan tersebut,” ungkap Shidiq Nur Alam Ketua LPM Graha Indah.
Erlin F Chandra mengungkapkan, pihaknya meminta maaf atas segala kerugian yang ditimbulkan akibat project pemasangan pipa gas yang dilakukan. “Alhamdulillah pipa sudah tersambung semua, dan itu berkat kerja sama dan dukungan semua pihak, baik kelurahan, LPM maupun masyarakat, khususnya di wilayah Graha Indah,” ucapnya.
Tugas selanjutnya, menyelesaikan dan mengembalikan seperti semula imbas dari pengerjaan tersebut. Banyak keluhan masyarakat akibat keterlambatan. “Sudah ada kesepakatan dalam pertemuan tersebut. PGN akan menyelesaikannya sampai tuntas. Berita acara sudah dibuat, disepakati bersama dan dipegang bersama. Survei bersama dengan perwakilan masyarakat dilakukan untuk mendata semua kerusakan yang ada, dan dibuatkan jadwal perbaikannya,” pungkasnya.
Tentunya janji pihak PGN harus dikawal bersama masyarakat Balikpapan Utara dan sekitarnya yang kerap melintasi jalan ini, agar dapat kembali mulus dan tidak membahayakan pengguna jalan, khususnya roda dua. (*/han)