Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kerja Sama Posyandu Tingkatkan Kesehatan Masyarakat Sekitar PT Kedap Sayaaq Dua

Wawan-Wawan Lastiawan • Rabu, 27 Desember 2023 - 03:53 WIB
Pemeriksaan kesehatan balita pada Posyandu kerja sama Polibun KSD dengan Puskesmas Desa Abit, Mook Manaar Bulatn, Kutai Barat, Kalimantan Timur
Pemeriksaan kesehatan balita pada Posyandu kerja sama Polibun KSD dengan Puskesmas Desa Abit, Mook Manaar Bulatn, Kutai Barat, Kalimantan Timur

KUTAI BARAT– PT Kedap Sayaq Dua (KSD), perusahaan perkebunan berkelanjutan menggelar kerja sama penyelenggaraan Posyandu dengan desa-desa sekitar. Kerja sama ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu dan anak. Serta sebagai upaya perusahaan berpartisipasi dalam aksi-aksi pemerintah mencegah faktor risiko stunting.

 

Pemberian gizi dan nutrisi tambahan bagi ibu hamil pada posyandu kerja sama Polibun KSD dengan Puskesmas Desa Karangan, Mook Manar Bulatn, Kutai Barat, Kaltim. 


General Manager KSD Heri Suhanta Hernanda menjelaskan, untuk mewujudkan target pemerintah menekan prevalensi stunting menjadi 14% pada 2024, perusahaan berinisiatif menggelar kerja sama Posyandu ini. Posyandu dilakukan atas kerja sama antara tim medis poliklinik kebun (Polibun) KSD dengan Puskesmas di desa-desa sekitar perusahaan. 

”Target pemerintah untuk menekan prevalensi stunting menjadi 14% perlu didukung sepenuhnya, dengan angka yang makin rendah potensi pembangunan manusia yang berkualitas juga akan meningkat. Karena itu kerja sama Posyandu ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap program-program pemerintah dalam menekan prevalensi stunting,” ungkap Heri. 

Kerja sama Posyandu yang dilakukan KSD telah dilakukan sejak awal 2023 setiap bulannya pada tiga desa di sekitar perusahaan. Ketiganya adalah Desa Abit, Desa Karangan, Desa Tondoh. Adapun aktivitas yang diadakan dalam kerja sama Posyandu berupa pemberian nutrisi tambahan seperti susu formula dan telur, buah, bagi ibu dan anak. Dilakukan pula pemeriksaan kesehatan dari dokter, dan tim medis Polibun, serta diberikan vaksin bagi ibu hamil, menyusui, serta bayi, balita.

”Gizi dan nutrisi yang seimbang dan mencukupi merupakan salah satu faktor penting dalam mencegah faktor risiko stunting. Tak hanya bagi ibu dan anak, penyelenggaraan Posyandu ini juga kami manfaatkan untuk memberikan penyuluhan, layanan kesehatan gratis kepada masyarakat sekitar agar derajat kesehatan masyarakat di sekitar perusahaan juga dapat menjadi lebih baik,” sambung Heri. 

Penyuluhan-penyuluhan kesehatan yang dilakukan meliputi aksi-aksi mendorong hidup bersih, dan sehat mengingat lingkungan yang bersih juga merupakan faktor penting dalam mengurangi faktor risiko stunting. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat gratis bagi umum. 

Heri menambahkan sejatinya layanan kesehatan di Polibun KSD terbuka dan dapat diakses untuk umum, namun karena lokasi yang berada relatif jauh dari pemukiman, masyarakat cenderung mengalami kesulitan dalam mengakses. Karena itu Posyandu hadir sebagai inisiatif perusahaan untuk memberikan layanan kesehatan dengan menjangkau masyarakat yang lebih luas. (mra/pro5)

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#Advertorial