Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda menyiapkan dua lokasi resmi relokasi pedagang Pasar Pagi. Targetnya relokasi para pedagang bisa rampung paling lama akhir Januari ini.
SAMARINDA–Kepala Disdag Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, saat ini relokasi pedagang di Segiri Grosir Samarinda (SGS) mencapai 80 persen. Sebelumnya sempat kesulitan mencari lokasi untuk pedagang kuliner. "Kami sudah komunikasi dengan pengelola SGS, mereka sudah menyiapkan di lantai 2. Sekitar 40 lapak makanan akan pindah ke sana. Dalam waktu dekat, kami undi untuk lokasi lapaknya," ucap dia, Rabu (3/1).
Bagi pedagang pasar basah seperti daging, ayam, ikan, serta sayur-mayur, lokasi pemindahan di Pasar Sungai Dama. Di sana terdapat 157 lapak pasar basah yang tersedia, termasuk 40 kios bagian depan yang disiapkan bagi pedagang yang berminat.
Di lantai 2 Pasar Sungai Dama juga sejak akhir Desember lalu sudah dihuni sekitar 75 lapak handphone eks GOR Segiri. "Bagi pedagang elektronik seperti handphone dari Pasar Pagi juga kami tempatkan di sana. Harapannya di sana menjadi pusat penjualan elektronik, seperti Glodok City di Jakarta," ucapnya.
Terkait dengan lokasi Plaza Mulia yang saat ini bersalin nama menjadi Go Mall Pasar Raya, Marnabas mengaku masih terus melakukan pendekatan. Karena di sana masih proses pembenahan oleh pengelola. Lokasi itu disiapkan untuk prioritas pedagang 48 ruko bersertifikat di Jalan KH Mas Temenggung, ketika memang mereka bersedia pindah sementara waktu.
"Kami masih terus komunikasi dan pendekatan. Bahkan ada beberapa pedagang yang secara langsung menghubungi, dan bersedia ikut mendukung program pemerintah," ucapnya.
Khusus masalah itu, Marnabas menjelaskan pemkot telah membentuk tim khusus yang diketuai Asisten I Pemkot Samarinda Ridwan Tassa, serta sejumlah OPD lainnya. Dia berharap, pedagang mendukung program tersebut. Terlebih tawaran yang diberikan pemkot juga dinilai baik. "Mereka akan kami prioritaskan di bagian depan pasar baru nanti. Pasar baru akan menghadap ke Masjid Raya Darussalam. Mereka (pemilik ruko) akan dapat tempat di sisi luar pasar menghadap ke Jalan Gajah Mada, Jalan Mas Temenggung dan Jalan Jenderal Sudirman," terangnya.
Karena di pasar baru, pada ruko bagian depan berukuran 6x7 meter bahkan 6x10 meter. Sebelumnya, pemkot memberi dua opsi, membeli lahan mereka dan mendapat prioritas di gedung baru, atau tidak diganti rugi namun dapat menempati gratis ruko di gedung baru nanti. “Kami serahkan ke pemilik ruko,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pemindahan pedagang Pasar Pagi merupakan upaya Pemkot Samarinda untuk menata kawasan pasar tersebut. Pemindahan juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pedagang dan pengunjung.
Dua lokasi relokasi yang disiapkan Disdag Samarinda dinilai cukup memadai untuk menampung para pedagang pasar Pagi. Lokasi Segiri Grosir dan pasar Sungai Dama memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti listrik, air, dan tempat parkir (lihat infografis). (dra/k8)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : izak-Indra Zakaria