Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kerennya Gerbang Masuk Balikpapan di Km 25, Pakai Solar Cell, Katanya Sih Bisa Berubah Warna

Faisal Balpos • 2024-02-06 14:30:00
IKON: Gerbang Batas Kota Utara di Jalan Soekarno Hatta KM 25 menjadi ikon batas kota Balikpapan dengan Kabupaten Kukar yang telah rampung dibangun. (
IKON: Gerbang Batas Kota Utara di Jalan Soekarno Hatta KM 25 menjadi ikon batas kota Balikpapan dengan Kabupaten Kukar yang telah rampung dibangun. (

 

 

Sejak akhir tahun lalu, pembangunan gerbang batas Kota di Balikpapan Utara telah rampung dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV Annasya Mitra Utama.

Diketahui gerbang kota Balikpapan yang terletak di Jalan Soekarno Hatta Kilometer (Km) 25, Karang Joang menelan anggaran Rp2,52 miliar memiliki berbagai kelebihan dan tentunya hemat energi, karena seluruh energi listrik untuk menerangi area gerbang seluruhnya menggunakan panel tenaga surya atau solar cell.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Budhi Setya Wirastama yang juga PPTK pembangunan gerbang batas kota telah sesuai dengan desain yang ada.

"Bahkan gerbang batas ini, dapat berubah warna pada siang hari, karena lapisan luar memakai Aluminium Composite Panel (ACP) merupakan material perpaduan dari plat aluminium dan composite," jelas Budhi kemarin.

"ACP adalah panel datar yang terdiri dari berbagai bahan, seperti bahan non aluminium yang kemudian disatukan diantara dua lembar alumunium, sehingga memiliki ketahanan lebih lama, dan saat disinari matahari bisa terjadi perubahan warna, yang awalnya coklat bisa menjadi merah bata, dan kembali warna asal saat matahari meredup sinarnya," jelas Budhi. 

Gerbang Kota Balikpapan itu dibangun dengan bentuk bangunan persegi enam (Hexagon) memanjang bagian sisi tengahnya. Dengan masing-masing persegi berdiri dengan tiga lapisan yang sama.

Bangunan tersebut ditempatkan di sisi kiri dan kanan Jalan Soekarno-Hatta menggantikan bangunan batas kota yang lama. Untuk bagian bawah bangunan juga ditempatkan pondasi yang dibuat seperti podium dengan dilengkapi anak tangga.

Ditanya anggaran yang mencapai Rp2,52 miliar, Budhi menyebutkan sebagian dana besar terserap untuk pengadaan panel surya yang tentunya secara otomatis akan menyala dan hidupkan lampu area gerbang Kota.

"Artinya untuk anggaran energi listrik, tidak ada lagi, namun tentunya untuk perawatan dan pemeliharaan masih dianggarkan," jelasnya. Dan sesuai kontrak pula, saat ini masih dalam pengawasan pihak kontraktor pelaksana, kurang lebih enam bulan kedepannya.

"Kami harapkan Gerbang Kota ini menjadi ikon kota Balikpapan pintu masuk dan perbatasan Kota Balikpapan dan Kabupaten Kukar," pungkasnya. (han)

Editor : Indra Zakaria
#balikpapan