BENGALON–Kebakaran hebat menimpa sebuah permukiman mes karyawan perusahaan di Bengalon, Minggu (7/4) siang. Kobaran api tampak melalui salah satu video warga Bengalon bekerja pada sektor perkebunan kelapa sawit.
Peristiwa itu dibenarkan Bhabinkamtibmas Tepian Baru Aipda Nopen melalui pesan singkat "Iya Mas TKP mess perusahaan," singkatnya.
Disambung Kapolsek Bengalon Iptu M Yazid mengungkapkan, pihaknya pun tengah melakukan penyelidikan olah TKP kebakaran. "Saat ini masih pendataan dan mengumpulkan keterangan saksi," kata kapolsek.
Berdasarkan informasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, melainkan 3 bangunan, 2 barakan, dan 1 TPA ikut terbakar.
Melalui Danpos Damkar Bengalon Saiful Anwar bahwa pihaknya tidak menerima informasi saat musibah kebakaran itu terjadi di wilayahnya. Adapun jarak dari pos ke TKP memakan waktu kurang lebih 1 jam 30 menit perjalanan.
"Tidak adanya laporan ke telepon pos maupun telepon anggota damkar di Bengalon adanya kebakaran permukiman (barakan) di perkebunan sawit, Desa Tepian Langsat," ungkap Saiful.
Upaya pemadaman diketahui ditangani secara internal oleh pihak perusahaan. "Sehingga unit damkar tidak turun ke TKP di Desa tepian Langsat, dan untuk anggota selalu siap siaga. Kami terima berita kebakaran tersebut dari WA berupa video pada pukul 8.22, dan waktu kejadian di perkirakan pukul 7 pagi," pungkasnya. (edw/rdh/k8)
Editor : Indra Zakaria