TANA PASER - Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot pada Ramadan 1445 Hijriah atau tahun 2024 ini, jadi tempat favorit baru berbuka puasa jamaah. Bukan di dalam masjid, namun di halaman masjid. Tren baru tahun ini, setelah pengelola membuka stan pasar Ramadan di halaman parkiran masjid.
Setiap harinya, makin banyak jamaah yang datang jelang waktu berbuka ke halaman masjid. Terutama di dua minggu terakhir Ramadan ini, khususnya akhir pekan. Banyak keluarga, dan anak muda yang sengaja memilih berbuka di halaman masjid. Selain luas, adem dan terbuka, jamaah juga bisa langsung salat setelah membatalkan puasa. Berbeda dengan berbuka di rumah makan atau kafe yang sering penuh ruang salatnya.
"Pertimbangannya agar lebih mudah salat Magrib, dan anak-anak juga senang bermain di halaman masjid ini," kata salah satu pengunjung masjid.
Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot M Guntur mengaku senang dengan tren baru ini. Pengurus sebenarnya sudah menyiapkan hidangan berbuka puasa di dalam masjid bagi jamaah, tapi banyak jamaah yang memilih berbuka di luar dan sengaja membeli takjil di pasar Ramadan di halaman masjid.
"Alhamdulillah, artinya mereka menghidupkan UMKM yang berjualan di sini," kata Guntur, Senin (8/4).
Kunjungan jamaah ke masjid selama Ramadan ini bakal jadi motivasi pengurus untuk memberikan pelayanan terbaik. Guntur menyebut, ada sejumlah renovasi dan fasilitas tambahan untuk di dalam masjid ke depannya yang telah direncanakan.
Pertama adalah adanya pemasangan lift ke lantai utama ruang salat. Lift ini menurutnya sangat membantu para jamaah lanjut usia (lansia) yang kesulitan naik tangga.
"Jadi, keberadaan lift akan sangat membantu," katanya.
Program lainnya adalah pemasangan AC portabel di ruang salat utama. Guntur mengakui kondisi saat salat pada malam hari sangat panas karena minim sirkulasi angin. Nantinya, akan ada banyak AC portabel yang terpasang. Beberapa plafon yang bocor juga akan diperbaiki.
Kebersihan ruang wudu di dalam masjid juga jadi catatan pengelola. Banyak jamaah yang mengeluh kebersihannya, baik itu di ruang wudu dan juga toilet. Guntur mengatakan, bakal menutup sementara WC di area dalam masjid. Jamaah sementara harus ke WC di bagian parkiran masjid yang baru dibangun.
"Memang ruangan wudu dan WC itu sangat lembap, jika tidak bersih akan cepat bau. Kita akan upayakan perbaiki akan tidak lagi bau dan selalu bersih," kata Guntur. (jib/far/k15)
Editor : Indra Zakaria