Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ditemukan Anak Sungai, Desain Pasar Pagi Dikaji Ulang

Redaksi Sapos • Jumat, 31 Mei 2024 - 23:15 WIB
SEGERA BERLANGSUNG. Pembangunan fisik Pasar Pagi dikebut tahun ini harus rampung. (DOK/SAPOS)
SEGERA BERLANGSUNG. Pembangunan fisik Pasar Pagi dikebut tahun ini harus rampung. (DOK/SAPOS)

Prokal.co - Tahun ini Pemkot Samarinda melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bertekad menyelesaikan pembangunan Pasar Pagi. Meski demikian bentuk fisiknya dipastikan tidak seperti desain awal.

Hal ini didapati saat sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan melakukan rapat pada Selasa (28/5). Sekalipun pembahasannya belum final, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan ada perubahan pada kapasitas atau daya tampung untuk ruang parkir di basement Pasar Pagi.

Pasalnya dari laporan yang ia terima di lokasi Pasar Pagi yang lama ditemukan aliran anak sungai. Sehingga tidak boleh ada bangunan infrastruktur di atasnya. 

“Itu yang membuat kapasitas parkir berkurang dari rencana semula,” ungkapnya. Sehingga hal inilah yang membuat pihaknya harus melakukan review desain kembali atas pembangunan Pasar Pagi yang rencananya bakal dibangun sampai enam lantai.

Sebab pembangunannya harus mempertimbangkan aliran sungai tersebut dengan lahan parkir yang nantinya akan ditempatkan di basement.

“Nanti saat berjalan, baru kami bisa kasih keterangan lagi, bergesernya seberapa atau tetap disesuaikan dengan perencanaan,” jelasnya.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda Marnabas Patiroy dalam rapat itu juga meminta agar hasil perubahan dari review juga melibatkan pihaknya.

Sebab nantinya ia juga yang akan berhadapan langsung dengan para pedagang yang saat ini telah direlokasi saat ini. Sedangkan selama ini dirinya tidak begitu mendapat penjelasan mengenai adanya perubahan desai Pasar Pagi.

“Saya hanya ingin memastikan nantinya fisik yang terbangun sesuai harapab, agar orang berbelanja dengan nyaman dan ada sirkulasinya,” pungkasnya. (hun/nha)

Editor : Indra Zakaria