“Itu yang membuat kapasitas parkir berkurang dari rencana semula,” ungkapnya. Sehingga hal inilah yang membuat pihaknya harus melakukan review desain kembali atas pembangunan Pasar Pagi yang rencananya bakal dibangun sampai enam lantai.
Sebab pembangunannya harus mempertimbangkan aliran sungai tersebut dengan lahan parkir yang nantinya akan ditempatkan di basement.
“Nanti saat berjalan, baru kami bisa kasih keterangan lagi, bergesernya seberapa atau tetap disesuaikan dengan perencanaan,” jelasnya.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda Marnabas Patiroy dalam rapat itu juga meminta agar hasil perubahan dari review juga melibatkan pihaknya.
Sebab nantinya ia juga yang akan berhadapan langsung dengan para pedagang yang saat ini telah direlokasi saat ini. Sedangkan selama ini dirinya tidak begitu mendapat penjelasan mengenai adanya perubahan desai Pasar Pagi.
“Saya hanya ingin memastikan nantinya fisik yang terbangun sesuai harapab, agar orang berbelanja dengan nyaman dan ada sirkulasinya,” pungkasnya. (hun/nha)