Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tahap Kedua Relokasi Pasar Tangga Arung Dimulai Sampai 10 Juli, 88 Pedagang Duluan Berpindah

Elmo Satria Nugraha • 2024-06-15 19:15:31
Sosialisasi Disperindag Kukar terhadap relokasi tahap kedua pedagang Pasar Tangga Arung (Elmo/Prokal.co)
Sosialisasi Disperindag Kukar terhadap relokasi tahap kedua pedagang Pasar Tangga Arung (Elmo/Prokal.co)

TENGGARONG – Tahap kedua relokasi pedagang Pasar Tangga Arung mengalami perubahan rencana. Jika sebelumnya seluruh 344 pedagang akan direlokasi. Kini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan merelokasi 88 pedagang terlebih dahulu. Sebanyak 88 pedagang ini direlokasi ke Pasar Gerbang Raja Mangkurawang lantaran terdampak langsung proses pembangunan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar. Dan sisanya akan berpindah juga secara bertahap.

Untuk menyampaikan relokasi ini, Disperindag Kukar melakukan sosialisasi dengan ratusan pedagang Pasar Tangga Arung pada Jumat (14/6) malam. Kepala Disperindag Kukar Sayid Fathullah mengatakan relokasi ke Mangkurawang akan mulai dilakukan secara bertahap selama 20 hari kedepan. Sayid menyebut seluruh pedagang mendukung percepatan pembangunan pasar semi modern ini. Hingga kini, Dinas PU Kukar juga menyiapkan Pasar Mangkurawang II yang menjadi lokasi sementara para pedagang selama pembangunan.

“Jadi yang relokasi ini 88 pedagang dahulu, secara bertahap sisanya akan berpindah juga. Sambil Dinas PU Kukar menyiapkan listrik dan sarana airnya biar nyaman dan representatif bagi pedagang,” jelas Sayid.

Meski relokasi ini mengalami perubahan kecil di rencananya, namun Sayid pastikan semua akan sesuai dengan rencana. Pihaknya akan mengikuti linimasa pembangunan yang dilakukan Dinas PU Kukar. Relokasi tahap pertama di eks Lapangan Pemuda, dan tahap kedua tetap di Pasar Gerbang Raja Mangkurawang. Saat ini, Dinas PU Kukar terus melangsungkan percepatan pembangunan sesuai tahapan mereka. Dan relokasi bertahap juga dilakukan Disperindag Kukar untuk menyesuaikan arus pembangunan tersebut.

Sayid menyebut saat ini pihaknya memberikan tenggat waktu selama 20 hari kedepan. Berarti, sebelum tanggal 10 Juli seluruh 88 kios pedagang harus sudah kosong untuk kelancaran pembangunan lanjutan. Sayid turut menjawab beberapa aspirasi dan keluhan dari pedagang selama sosialisasi. Yakni keresahan mereka bahwa relokasi akan membuat dagangan sepi. Untuk itu, Sayid meminta mereka mengimbangi penjualan melalui pasar online. Karena fenomena perdagangan online saat ini menjadi faktor utama masyarakat jarang ke pasar.

“Kami minta mereka (88 pedagang) kosongkan kios sebelum 10 Juli. Sisanya nanti sebanyak 256 juga akan direlokasi secara bertahap,” tutup Sayid.

Sementara itu, Ketua Forum Pedagang Pasar Tangga Arung Muhammad Matrosit mengatakan pada dasarnya para pedagang tidak ada yang menuntut banyak sekalipun menolak. Forum bersama Pemkab Kukar ini sendiri bertujuan untuk mengumpulkan aspirasi dan keluhan para pedagang. Dan pada dasarnya, ia menegaskan bahwa pedagang mengikuti rencana relokasi ini. Sekalipun ada keluhan, ia akan mengawalnya ke dinas terkait.

“Teman-teman pedagang hanya menuntut disediakannya tempat yang representatif untuk relokasi ini. Mereka juga berharap pembangunan ini berjalan lancar. Karena kalau pembangunan ini tertunda, mereka takut akan mangkrak dan yang dirugikan adalah teman-teman pedagang juga,” tegasnya. (moe)

Editor : Indra Zakaria