Oleh: Dr Rahmad Azazi Rhomantoro
(Akademisi dan Seniman tinggal di Samarinda)
PROKAL.CO-Suhu politik di Kalimantan Timur (Kaltim) menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) semakin hangat.
Sebelumnya ada pasangan Rudi Mas'ud dan Seno Aji yang telah memperoleh dukungan dari berbagai partai politik untuk maju pada pemilihan gubernur.
Dukungan ini memberi dorongan signifikan bagi pasangan Isran-Hadi yang sebelumnya diprediksi akan menghadapi tantangan berat jika tidak mendapat dukungan partai.
Isran Hadi menyatakan dalam pidatonya, "Insyaallah jadi, masyarakat Kalimantan Timur sudah menuju kemenangan."
Pernyataan ini mencerminkan keyakinan tinggi pasangan ini, terutama setelah dukungan penting dari Partai Demokrat.
Strategi Politik dan Inspirasi Historis
Strategi yang dilakukan pasangan Isran-Hadi ini identik dengan konsep-konsep politik klasik.
Strategi Isran-Hadi dapat dihubungkan dengan prinsip-prinsip yang dibahas oleh Aristoteles dan Niccolò Machiavelli.
Aristoteles, dalam Politika, menekankan pentingnya kebijaksanaan praktis (phronesis) dalam mencapai tujuan politik.
Isran-Hadi yang mengandalkan aliansi dengan Demokrat mencerminkan penerapan kebijaksanaan praktis yang Aristoteles sebut sebagai phronesis, yaitu kebijaksanaan yang digunakan untuk mencapai tujuan politik yang mulia.
Sementara itu, Machiavelli, melalui karya besarnya Il Principe, menggambarkan politik sebagai seni yang harus dikuasai oleh seorang pemimpin.
Dalam konteks ini, langkah Isran-Hadi yang cepat dan strategis bisa dianggap sebagai bentuk virtù—keberanian dan keterampilan dalam menangkap peluang politik.
Tantangan dan Peluang
Dukungan yang baru diterima Isran-Hadi membuka peluang baru dalam Pilkada.
Strategi politik modern seringkali melibatkan pemanfaatan momentum dan perencanaan yang cermat.
Masa Depan Pilkada
Dukungan Partai Demokrat untuk Isran-Hadi menandai babak baru dalam Pilkada Kalimantan Timur.
Menutup tulisan ini, politik adalah seni dan ilmu yang selalu berkembang, namun prinsip dasar strategi tetap sama.
Editor : Faroq Zamzami