Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Hujan Masih Akan Terjadi di Kabupaten Berau Sampai Februari, Perhatikan Ini    

Faroq Zamzami • Kamis, 16 Januari 2025 - 17:16 WIB
ALAT: Prakirawan BMKG Berau memperlihatkan alat untuk memantau hujan.
ALAT: Prakirawan BMKG Berau memperlihatkan alat untuk memantau hujan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Kabupaten Berau saat ini memasuki puncak musim hujan. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Januari.

Dijelaskan Prakirawan BMKG Berau, Egi, kondisi ini terjadi hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Hujan akan terus terjadi hingga akhir Januari hingga Februari.

“Volume hujan menurut data kami bulan ini (Januari) mencapai 248 mm,” ujarnya.

Dikatakannya, awal Januari hingga pertengah durasi hujan mulai tinggi. “Seperti kita lihat, hujan terjadi sore hingga malam dengan waktu yang singkat dan tidak disertai petir di awal Januari lalu. Tetapi, untuk saat ini hujan mulai turun dengan jumlah yang tinggi disertai dengan angin,” jelasnya.

Diketahui, beberapa hari ke depan Berau akan diguyur hujan pada siang hingga sore. Diprediksi, intensitas sedang.

“Cuaca memang tidak bisa ditebak, tetapi menurut data yang kami miliki, Berau akan terus diguyur hujan pada siang hingga sore, bahkan malam,” sebutnya.

Dengan kondisi ini, dirinya meminta seluruh masyarakat, khususnya di wilayah pesisir selatan Berau, untuk terus melihat update cuaca BMKG. “Kami terus meng-update terkait cuaca dan gelombang laut, sehingga sebelum pergi kelaut, nelayan bisa melihat cuaca seperti apa,” katanya.

Dan bagi masyarakat yang ingin berpergian, menurutnya untuk tidak dilakukan pada saat sore dan malam hari. Pasalnya, itu adalah waktu yang sangat sering turun hujan. “Sore hingga malam itu awan mulai menggumpal dan turun hujan dengan volume sedang,” jelasnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBDBerau Nofian Hidayat meminta masyarakat tetap waspada. Kata dia, seperti tahun sebelumnya, pada musim hujan sering terjadi pergeseran tanah atau longsor.

“Saya meminta masyarakat untuk tetap waspada, karena memang banyak titik lokasi khususnya yang sering terjadi longsor, dan banjir,” paparnya.
Baca Juga: Oknum Guru di Malinau Diduga Lakukan Asusila dengan Muridnya

Menurut data, ada beberapa titik yang menjadi perhatian. Di antaranya, Jalan Pulau Panjang dan wilayah Kecamatan Teluk Bayur. Di wilayah tersebut banyak masyarakat yang tinggal di tempat ketinggian.

“Jadi kalau bisa pada musim penghujan seperti saat ini untuk tidak melintas wilayah pegunungan atau tebing, karena ditakutkan terjadi pergeseran tanah yang menyebabkan longsor,” jelasnya. (aky/far)

Editor : Faroq Zamzami
#bmkg #longsor #musim hujan #berau #hujan