Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dalam 10 Jam, Dua Kebakaran Melanda Kabupaten Berau, Puluhan Rumah Ludes

Faroq Zamzami • Senin, 27 Januari 2025 - 17:56 WIB
MUSIBAH: Pada Minggu, 26 Januari 2025,  dua kebakaran melanda Kabupaten Berau.
MUSIBAH: Pada Minggu, 26 Januari 2025, dua kebakaran melanda Kabupaten Berau.

PROKAL.CO,TANJUNG REDEB – Dalam kurun waktu sekira sepuluh jam, dua musibah kebakaran melanda Kabupaten Berau.

Kebakaran besar menghanguskan 27 rumah di RT 12, Jalan Milono, Kecamatan Tanjung Redeb, Minggu (26/1/2025), sekira pukul 03.20 Wita.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kerugian ditaksir sebesar Rp 5 miliar.

Salah satu warga, Rio, mengatakan dirinya terbangun setelah mendengar ada orang yang berteriak kebakaran.

“Setelah itu saya langsung membangunkan keluarga untuk keluar dari rumah, pada saat itu api sudah membesar,” ujarnya.

“Api terus menyebar dan semua barang tak bisa diselamatkan,” lanjutnya.

Di lokasi yang sama, Ketua RT 12, Kelurahan Gayam, Syarwani, mengatakan api diduga berasal dari salah satu rumah bangsal.

Bangsal yang terbuat dari kayu membuat api cepat melebar ke sisi kanan rumah. “Kalau rumah itu 11, tapi bangsalan belum tahu berapa pintu,” bebernya.

Kata dia, sempat terdengar beberapa kali ledakan yang diduga berasal dari tabung gas.

“Kami data dulu, berapa KK yang jadi korban, berapa pintu bangsalan, nanti kami info,” tuturnya.

Terpisah, Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Novita Citra Mega Restika, mengaku saat ini Polsek Tanjung Redeb dibantu dengan tim dari Polres Berau sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran tersebut.

Baca Juga: BRI Siap Layani Nasabah Selama Libur Isra Mikraj dan Imlek 2025 dengan Layanan Digital dan Konvensional Terbaik

"Hasil pemeriksaan awal mengarah pada kemungkinan adanya korsleting pada instalasi listrik di salah satu rumah yang menjadi sumber api," ujarnya.

Kebakaran ini melanda 27 rumah warga dengan perhitungan kerugian sementara Rp 5 miliar.

“Untuk kerugian saat ini masih dalam penghitungan, tetapi untuk sementara mencapai Rp 5 miliar,” kata dia.

Diri data yang telah dihimpun oleh personel Polsek Tanjung Redeb, menurut perwira berpangkat balok tiga itu, dari 27 rumah tersebut terdiri dari 13 rumah pribadi dan 14 pintu bangsal.

Dengan total 27 rumah.

Analis Kebakaran Muda, Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Askar Huseiri, mengatakan dalam kebakaran besar itu, pihaknya mengarahkan sebanyak 10 unit pemadam dan 17 personel.

Kata dia, api cepat melebar karena banyak rumah yang terbuat dari kayu.

“Keterbatasan personel adalah salah satu kendala yang sedang kami hadapi. Sehingga, para personel harus bekerja ekstra untuk melakukan pemadaman api yang menghanguskan puluhan rumah tersebut,” katanya.

Pada hari yang sama, pukul 17.30 Wita, Satu unit rumah bangsal dengan tiga pintu di RT 5, Kecamatan Teluk Bayur diamuk si jago merah.

Dugaan sementara kebakaran dari kebocoran gas elpiji, setelah sebelumnya terdengar ledakan keras disertai dengan munculnya gumpalan asap hitam.

Ketua RT 5, Teluk Bayur, Johan, menyatakan sebelum api membesar, warga sempat mendengar suara ledakan dari dalam rumah.

"Setelah ledakan itu, asap mulai muncul, dan api cepat merambat. Kami segera menghubungi pihak berwajib dan petugas pemadam kebakaran," ujarnya.

Petugas yang segera tiba di lokasi berusaha memadamkan api, namun api sudah melahap hampir seluruh bagian rumah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Api cepat membesar karena bangsal yang terbakar tersebut terbuat dari kayu,” katanya.

Kapolsek Teluk Bayur, AKP Alimuddin, yang juga turun langsung ke lokasi kejadian, mengatakan pihaknya masih menggumpulkan data terkait penyebab kebakaran.

"Dugaan sementara kebakaran ini akibat kebocoran tabung gas elpiji. Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan hal ini," katanya.

Sebanyak delapan unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api.

“Iya kami turunkan delapan unit mulai dari mako, Kecamatan Teluk Bayur hingga Kecamatan Gunung Tabur juga kami kerahkan,” ujar Agus, Komandan Regu Damkar, BPBD Berau.

“Sekitar 20 menit api sudah berhasil kita kuasai, dan selanjutnya pendinginan,” tuturnya. (aky/far)

Editor : Faroq Zamzami
#kebakaran #berau #musibah #bpbd #Hangus #ludes