Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Peluang Warga Berau Bekerja di Luar Negeri Besar, Tapi...

Faroq Zamzami • Sabtu, 8 Februari 2025 - 20:56 WIB
Dewi Rakhmasari
Dewi Rakhmasari

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Peluang bekerja ke luar negeri bagi tenaga kerja asal Berau masih terbuka lebar.

Sayang, minat masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini masih sangat rendah.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Perluasan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Dewi Rakhmasari, mengatakn hingga kini, belum ada calon tenaga kerja lokal yang secara serius berminat untuk bekerja di luar negeri, meskipun program ini telah mulai disosialisasikan sejak tahun lalu.

Pihaknya telah berupaya memperkenalkan peluang ini melalui berbagai sosialisasi, yang dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Bahkan, alumni SMK juga turut diundang dalam sosialisasi tersebut agar informasi mengenai kesempatan kerja di luar negeri bisa tersebar lebih luas.

"Kami sudah memulai sosialisasi sejak tahun lalu di berbagai SMK, termasuk mengundang alumni. Selain itu, sudah ada beberapa lembaga yang tertarik bekerja sama dalam penyaluran tenaga kerja ke luar negeri," ucapnya.

"Namun, hingga kini minatnya masih rendah. Mungkin ada yang berminat, tetapi masih bingung atau ragu. Karena itu, perlu ada pendampingan lebih lanjut," sambungnya.

Sebagai upaya meningkatkan animo masyarakat, Disnakertrans Berau tahun lalu telah menggandeng Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk memberikan pemahaman terkait skema kerja ke luar negeri.

Tahun ini, kerja sama tersebut akan diperluas dengan melibatkan lebih banyak pihak agar semakin banyak tenaga kerja yang tertarik.

"Bekerja ke luar negeri bisa menjadi alternatif bagi calon tenaga kerja Berau," ucapnya.

Tahun lalu, pihaknya sudah memperkenalkan peluang kerja di Korea dan Jepang, di mana ada lembaga yang siap bekerja sama untuk penyaluran tenaga kerja ke Jepang.

Baca Juga: Profil, Karir, dan Agama Lina Priscilla: Dituding Selingkuhan Suami Iris Wullur, Ternyata CEO dan Ipar Hary Tanoesoedibjo

Namun, pihaknya masih menunggu proposal resmi dari mereka sebelum melangkah lebih jauh.

"Kami tunggu nanti sampai meraka mengirim proposal dan mau membina bersama-sama. Dan itu akan kita jadikan salah satu materi dan bimbingan yang kita lakukan di SMK," bebernya.

Dewi menekankan, sosialisasi mengenai peluang kerja ke luar negeri harus terus diperluas agar masyarakat memahami bahwa ada banyak opsi di luar sektor formal.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa bekerja di luar negeri bukan sesuatu yang bisa dilakukan secara instan.

Calon tenaga kerja harus melewati berbagai tahapan persiapan, mulai dari kursus bahasa asing hingga pelatihan keterampilan sesuai dengan bidang pekerjaan yang dibutuhkan.

Selain itu, dirinya juga menegaskan pentingnya jaminan perlindungan hukum bagi tenaga kerja migran.

Oleh karena itu, pihaknya akan menggandeng Kantor Imigrasi untuk memastikan bahwa calon tenaga kerja yang berangkat ke luar negeri mendapatkan perlindungan yang layak dan tidak terjebak pada hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya selalu mengingatkan, jika ada lembaga di luar BP2MI yang ingin menawarkan peluang kerja ke luar negeri, maka harus dipastikan dulu keamanannya. Di sinilah peran pemerintah hadir untuk memberikan perlindungan kepada calon tenaga kerja lokal," tegasnya.

Untuk tahun ini, Disnakertrans Berau berencana kembali melakukan sosialisasi ke seluruh SMK di Berau.

Pihaknya juga akan menggandeng perusahaan-perusahaan terkait agar informasi mengenai peluang kerja bisa lebih luas dan jelas bagi para calon tenaga kerja.

"Diharapkan semakin banyak tenaga kerja lokal yang melihat peluang kerja sebagai kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan mereka," jelasnya.

Sebelumnya, dikatakan Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari, peluang bekerja di luar negeri tersebut merupakan government to government (G to G).

Sehingga dipastikan prosesnya sudah sesuai dengan prosedur dan dijamin keamanannya.

Adapun lowongan pekerjaan yang dibutuhkan yakni perawat orangtua yang berada di panti jompo di Jepang.

Negeri Matahari Terbit tersebut kekurangan tenaga kerja, makanya membutuhkan tenaga kerja dari luar. Sementara, pekerjaan yang dibutuhkan Korea adalah nelayan. (*/aja/far)

Editor : Faroq Zamzami
#tenaga kerja #Disnakertrans #bekerja #luar negeri #berau adalah