Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Di Era Digital, Gubernur Harum Soroti Beban Berat Guru: Hadapi Hedonisme, Materialisme, hingga Ancaman Hukum

Indra Zakaria • 2025-11-26 09:30:00
Rudy Mas
Rudy Mas

 

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, H Rudy Mas’ud (Harum), menyoroti secara tajam berbagai tantangan non-akademik yang kini menjadi beban berat bagi profesi guru di tengah arus globalisasi dan digital. Menurutnya, para pendidik dihadapkan pada krisis moral, sosial, dan psikologis yang kompleks di luar ruang kelas.

Dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Gubernur Harum menegaskan bahwa tugas guru di era ini semakin berat. Pendidik harus melawan arus kehidupan yang cenderung hedonis dan materialistis, di mana penghargaan atas manusia seringkali diukur sebatas kepemilikan dan kesenangan materi.

Harum menilai, nilai-nilai materialistik tersebut secara tidak langsung mengancam upaya guru dalam membangun nalar kritis, hati yang jernih, dan akhlak mulia para murid.

Kondisi tersebut diperparah oleh kontradiksi antara tingginya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pendidikan dengan rendahnya apresiasi yang diterima oleh guru.

Rudy Mas’ud mengungkapkan, tekanan ini berakibat fatal, di mana sebagian guru mengalami beban ganda, mulai dari tekanan material, sosial, mental, bahkan hingga berhadapan dengan aparatur penegak hukum terkait hal-hal yang berkaitan dengan tugas mendidik.

“Kondisi itu harus diakhiri. Guru harus tampil lebih percaya diri dan berwibawa di hadapan para murid,” tegas Gubernur Harum, menyerukan agar para pendidik mampu bangkit dari tekanan tersebut dan kembali menempati posisi yang mulia dan dihormati.

Sorotan ini menjadi pengingat bahwa upaya memajukan pendidikan tidak hanya membutuhkan kurikulum yang baik, tetapi juga dukungan menyeluruh terhadap kesejahteraan dan martabat profesionalisme guru di lapangan. (adv/diskominfo/i)

Editor : Indra Zakaria