SAMARINDA – Harapan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur untuk memanfaatkan sisa dana hibah tahun 2025 guna menutupi sejumlah kebutuhan mendesak resmi kandas. Kepastian ini diperoleh setelah jajaran pengurus KONI Kaltim melakukan pertemuan dengan Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, pada Rabu (28/1/2026) sore untuk membahas permohonan penggunaan anggaran tersebut.
Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, sebelumnya berharap sisa anggaran tahun lalu dapat dialokasikan untuk membiayai agenda krusial di awal tahun 2026. Beberapa di antaranya meliputi pemberangkatan 24 atlet untuk seleksi nasional (seleknas), biaya rapat kerja cabang olahraga IMI dan PBI, hingga penggantian biaya (reimbursement) pelaksanaan Babak Kualifikasi (BK) Porprov sepak bola dan futsal. Selain itu, dana tersebut juga sangat dibutuhkan untuk biaya rutin kesekretariatan seperti listrik, air, hingga honor 47 staf KONI.
Namun, Muhammad Faisal menegaskan bahwa secara aturan hal tersebut tidak memungkinkan untuk direalisasikan. Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2024, dana hibah hanya boleh digunakan dalam satu tahun anggaran berjalan, yakni terhitung sejak Januari hingga 31 Desember. Segala sisa dana yang tidak terpakai setelah periode tersebut berakhir wajib disetorkan kembali ke kas daerah, bukan dialihkan untuk kegiatan di tahun berikutnya.
Faisal menjelaskan bahwa seluruh penerima hibah di bawah naungan Dispora Kaltim telah diinstruksikan untuk menyelesaikan laporan pertanggungjawaban paling lambat 10 Januari 2026. Meskipun diakui adanya keterlambatan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pada Agustus tahun lalu, alasan tersebut tetap tidak bisa melonggarkan aturan penggunaan anggaran lintas tahun yang telah ditetapkan oleh Biro Kesra Pemerintah Provinsi Kaltim.
Sebagai langkah antisipasi agar kondisi serupa tidak terulang, Dispora Kaltim berkomitmen untuk mempercepat proses pencairan hibah tahun anggaran 2026. Faisal menargetkan proses administrasi dan pencairan dana hibah tahun ini dapat rampung pada bulan Februari atau Maret mendatang. Dengan percepatan ini, diharapkan program pembinaan atlet dan operasional organisasi KONI Kaltim dapat segera berjalan normal tanpa harus bergantung pada sisa anggaran tahun lalu. (*)
Editor : Indra Zakaria