PANGKALAN BUN – Aksi kriminalitas menyasar mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Syariah Indonesia (BSI) yang terletak di Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat. Peristiwa pembobolan ini terjadi pada Senin dini hari, 2 Februari 2026, di tengah kondisi cuaca hujan lebat yang dimanfaatkan oleh para pelaku untuk melancarkan aksinya di kawasan yang biasanya ramai tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, komplotan pencuri diduga berjumlah lebih dari satu orang. Mereka membobol brankas mesin ATM dengan menggunakan peralatan las, yang terlihat dari bekas hangus pada bodi mesin yang ditinggalkan di lokasi kejadian. Mirisnya, mesin ATM tersebut kabarnya baru saja diisi ulang oleh petugas bank pada siang hari sebelum kejadian, sehingga diperkirakan terdapat jumlah uang yang cukup besar di dalamnya, meski nominal pastinya masih dalam tahap audit pihak bank.
Kejadian ini pertama kali terdeteksi oleh salah seorang karyawan KUD Karya Tani, mengingat lokasi mesin ATM tersebut berada di kawasan koperasi tersebut. Saksi kemudian melaporkan temuan itu kepada kepala desa setempat yang selanjutnya meneruskan laporan kepada pihak perbankan dan kepolisian. Menurut keterangan warga sekitar, kondisi lingkungan saat dini hari itu memang sangat sepi karena faktor hujan, padahal biasanya lokasi tersebut menjadi tempat berkumpul atau nongkrong warga hingga larut malam.
Pihak kepolisian dari Polres Kotawaringin Barat segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, area di sekitar mesin ATM telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut dan pengumpulan barang bukti maupun rekaman CCTV. Petugas tengah memburu para pelaku yang diduga sudah merencanakan aksi ini dengan matang, termasuk menyiapkan peralatan las untuk menembus pengamanan brankas besi.
Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih berlangsung intensif untuk mengungkap identitas para pelaku. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pihak penyedia jasa keuangan dan aparat keamanan untuk meningkatkan pengawasan, terutama pada fasilitas ATM yang berada di lokasi terbuka dan rawan saat cuaca ekstrem maupun kondisi sepi. (tyo/sla)
Editor : Indra Zakaria