SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai menyusun strategi besar untuk menyambut gegap gempita Piala Dunia FIFA 2026. Dengan menggandeng TVRI Kalimantan Timur sebagai official broadcaster, Pemprov Kaltim berencana menghadirkan akses siaran gratis yang dikemas melalui rangkaian agenda nonton bareng (nobar) berskala luas di berbagai titik strategis.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa hiburan kelas dunia ini harus bisa dinikmati secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat. Fasilitas nobar akan disiapkan di ruang-ruang publik dan area terbuka agar euforia sepak bola dapat dirasakan merata, tidak hanya di perkotaan tetapi hingga ke wilayah pelosok yang mungkin memiliki keterbatasan akses siaran televisi swasta.
Menariknya, agenda nobar ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul biasa. Pemprov Kaltim sengaja melibatkan para pelaku UMKM lokal untuk berjualan di titik-titik lokasi nobar. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk memutar roda ekonomi masyarakat di tengah tingginya antusiasme warga menyaksikan turnamen sepak bola paling bergengsi di planet bumi tersebut.
“Tujuannya selain memberikan hiburan bagi masyarakat, juga mendorong perekonomian UMKM lokal yang tumbuh di tengah antusiasme masyarakat menyaksikan Piala Dunia,” ujar Seno Aji usai kegiatan Kick Off Bola Gembira Piala Dunia 2026, Minggu (1/2).
Selain itu, TVRI Kaltim juga didorong untuk bertransformasi menjadi creative hub selama perhelatan berlangsung. Stasiun televisi plat merah tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas yang memfasilitasi komunitas pemuda dan pelaku kreatif daerah untuk ikut terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan pendukung.
Melalui kolaborasi antara hiburan olahraga, penguatan ekonomi kreatif, dan penyediaan ruang publik yang hidup, Pemprov Kaltim optimistis Piala Dunia 2026 akan meninggalkan dampak positif yang nyata. Selain mempererat kebersamaan antarwarga, momentum ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan sektor UMKM dan ekonomi lokal di Benua Etam. (adv/diskominfo/i)
Editor : Indra Zakaria