PROKAL.CO- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nunukan mulai mengambil langkah persuasif namun tegas terhadap para pembudidaya rumput laut yang memanfaatkan fasilitas umum secara ilegal. Personel Satpol PP melakukan penertiban di sepanjang ruas Jalan Lingkar setelah ditemukan banyaknya tumpukan rumput laut yang dijemur tepat di atas badan jalan. Aktivitas ini dinilai telah melampaui batas karena mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Kepala Satpol PP Kabupaten Nunukan, Mesak Adianto, menegaskan bahwa penindakan ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Menurutnya, Jalan Lingkar merupakan urat nadi transportasi yang harus bebas dari hambatan fungsional. Penggunaan aspal jalan sebagai alas jemur tidak hanya melanggar estetika kota, tetapi juga menciptakan risiko kecelakaan yang nyata bagi pengendara, baik akibat penyempitan jalur maupun permukaan jalan yang berpotensi licin.
Dalam operasi tersebut, petugas tidak langsung mengangkut barang milik warga, melainkan memberikan batas waktu bagi pemilik jemuran untuk segera memindahkan hasil panen mereka ke lokasi yang lebih layak. Langkah ini diambil guna menjaga situasi tetap kondusif sembari memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir mengenai batasan penggunaan ruang publik. Mesak memastikan bahwa personelnya akan terus melakukan pengecekan berkala guna menjamin tidak ada lagi warga yang kembali menggelar jemuran di lokasi yang dilarang.
Pihak Satpol PP menyadari bahwa rumput laut adalah penggerak ekonomi utama di Nunukan, namun penegakan aturan tetap harus dikedepankan demi kepentingan masyarakat luas. Pengawasan rutin di ruas Jalan Lingkar kini menjadi prioritas untuk memastikan ketertiban kota tetap terjaga. Petugas berharap para pembudidaya dapat lebih kooperatif dengan mencari lahan pribadi atau lokasi khusus yang tidak bersinggungan dengan jalur transportasi umum.
Penertiban yang berlangsung tertib ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif warga akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan bersihnya badan jalan dari hambatan jemuran, mobilitas di wilayah Jalan Lingkar diharapkan kembali normal dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat Nunukan.(*)
Editor : Indra Zakaria