Pemkab Bulungan berupaya mengoptimalkan berbagai potensi destinasi wisata di daerah. Salah satunya, pengembangan objek wisata Gunung Putih di Kecamatan Tanjung Palas, Bulungan.
Sekda Bulungan, Risdianto mengaku telah melakukan peninjauan ke objek wisata Gunung Putih. Selanjutnya, akan dilakukan pemetaan dan perencanaan pengembangan gunung kapur tersebut. “Kita mau membuat objek wisata Gunung Putih ini lebih menarik,” kata Risdianto kepada Radar Kaltara belum lama ini.
Sehingga, memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke sana. Untuk itu, Pemda Bulungan memastikan akan fokus untuk melakukan pengembangan. “Objek wisata Gunung Putih ini perlu dikembangkan lebih serius agar menarik pengunjung,” bebernya.
Melihat kondisi gunung dengan tebing kars (gamping) vertikal yang curam. Dimungkinkan, via ferrata atau tangga besi dipasang di dinding tebing. Sehingga, bisa digunakan untuk mendaki puncak gunung bagi pencinta adrenaline.
“Rencananya, flying fox juga akan dipasang disana. Jika memungkinkan. Tetapi, untuk tahap awal ini kita melakukan pemetaan terlebih dahulu,” ujarnya.
Kemudian, di puncak Gunung Putih akan dilakukan pembenahan secara bertahap. Sehingga, bisa menjadi spot foto yang menarik bagi wisatawan yang berkunjung disana. Apalagi, dari ketinggian 14.252 kaki (4.344 m) view Tanjung Selor dapat terlihat.
“Tetapi, yang terpenting sekarang ini bagaimana objek wisata Gunung Putih bisa dikembangkan secara terintegrasi dengan wisata lain,” harapnya.
Diharapkan, kedepan objek wisata Gunung Putih dapat dimanfaatkan oleh berbagai komunitas yang menggelar kegiatan.
Sehingga, memberikan dampak positif bagi pendapatan asli daerah (PAD) maupun tumbuh dan berkembangnya ekonomi kerakyatan. Khususnya, para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Langkah awal yang akan kita lakukan adalah melibatkan tenaga ahli yang dimiliki untuk mendapat rekomendasi pengelolaan yang tepat dan sesuai dengan kondisi Gunung Putih sebelum dimulai pengembangan,” ujarnya.
Bedasarkan surat keputusan bupati, area objak wisata Gunung Putih seluas 200 hektar (ha). Didalamnya, terdapat beberapa gunung batu karst meliputi, Gunung Putih, Wincung, Wayang, Imang, sampai Gunung Kerubung menjadi satu kesatuan landscape yang ada. “Jadi, semua sudah termuat di dalam keputusan bupati,” pungkasnya. (jai/har)