Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pemprov Kaltara Targetkan 1.000 Sambungan Listrik Gratis

izak-Indra Zakaria • Jumat, 5 Januari 2024 - 19:12 WIB
Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang mengendarai sepeda motor menuju lokasi penyerahan BPBL gratis di SP 5, Desa Salimbatu, Kamis (4/1).
Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang mengendarai sepeda motor menuju lokasi penyerahan BPBL gratis di SP 5, Desa Salimbatu, Kamis (4/1).

Pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menargetkan 1.000 sambungan untuk bantuan pasang baru listrik (BPBL) gratis di wilayah Kaltara.

Hal itu disampaikan Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang kepada Radar Kaltara saat dimintai keterangan usai melakukan penyerahan secara simbolis BPBL gratis dari Pemprov Kaltara tahun anggaran 2023 di SP 5, Desa Salimbatu, Kamis (4/1).

“Program ini sudah dimulai sejak tahun 2020. Awalnya itu 35 sambungan, kemudian di tahun 2021 sebanyak 80 sambungan, setelah itu 120 sambungan di 2022, baru dilanjutkan tahun ini 300 sambungan,” ujar Gubernur. 

Gubernur mengatakan, target di tahun 2024 ini Pemprov Kaltara kembali memberikan bantuan sambungan listrik gratis di atas 500 sambungan kepada masyarakat yang betul-betul tidak mampu untuk melakukan sambungan baru secara mandiri.

“Ini kita programkan untuk di lima kabupaten/kota di Kaltara. Dua minggu lalu saya juga meresmikan bantuan pasang baru listrik gratis ini di Kota Tarakan,” kata mantan Wakapolda Kaltara ini. Saat ini, lanjut Gubernur, dari OPD terkait tengah mengumpul data-data untuk sasaran penerima bantuan selanjutnya. Jika nanti sudah ada data dan data itu sudah diverifikasi, maka tahap selanjutnya akan dilakukan proses pemasangan secara gratis.

Pada prinsipnya, program ini dilakukan Pemprov Kaltara untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok listrik masyarakat. Karena di Kaltara saat ini terdapat masih banyak warga yang tidak mampu menyambung listrik secara mandiri.

“Ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan energi berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Kaltara, sebagai bentuk atau wujud hadirnya negara di tengah masyarakat melalui akses energi,” katanya.

Selain BPBL gratis ini, Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemprov Kaltara juga membangun tenaga surya untuk daerah di provinsi ke-34 Indonesia ini yang belum tersentuh listrik PLN. 

Intinya, Pemprov Kaltara di sini akan terus berupaya untuk selalu memberikan bantuan bagi rumah tangga yang belum mampu memasang sambungan listrik baru secara mandiri di rumahnya. Harapannya, tujuan dari program ini dapat tercapai.

“Untuk masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan sambungan listrik gratis ini, saya ingatkan tidak boleh menyambung sembarangan aliran listrik di rumah. Karena sambungan ini ada ketentuannya,” imbuh Gubernur.

Ia menilai bahwa hal ini perlu menjadi atensi masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, jika ingin menyambung aliran listrik, diharapkan dapat memanggil tenaga yang ahli di bidangnya supaya bisa terhindar dari hal yang tidak diinginkan, seperti korsleting listrik.

Untuk diketahui, pendanaan untuk program ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara dengan rincian sekitar Rp 3 juta per sambungan, yang mana tiap sambungan itu empat ampere. (iwk/har)

Editor : izak-Indra Zakaria