TARAKAN – Guna menambah kapasitas muatan kapal, dermaga Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XIII Tarakan yang berada di Kelurahan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur, tengah ditingkatkan.
Dikatakan Komandan Lantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI Judijanto, pihaknya sudah menambah panjang dermaga. Jika ditotal, hingga saat ini dermaga Lantamal XIII Tarakan memiliki panjang 300 meter. Tidak hanya menambah panjang dermaga, namun lebar dermaga juga sudah ditambah. “Jadi (tujuannya) kapal-kapal besar seperti KRI, jenis markas dan kapal pengangkut bahan bakar sudah bisa sandar di sini secara paralel,” ujarnya kepada Rakyat Kaltara, Sabtu (1/2).
Lebih lanjut, kata Judijanto, pihaknya menargetkan Februari ini, pengerjaan perpanjangan dan perluasan dermaga akan diselesaikan. “Pengerjaan sudah 95 persen dan berapa minggu lagi akan selesai,” katanya.
Ditambahkan, KRI yang akan berpatroli di Lantamal XIII, sudah bisa sandar di dermaga yang terletak di Mako Lantamal XIII Mamburungan. Bahkan pihaknya menyebutkan, kapal selam juga sudah bisa bersandar di dermaga tersebut.
“Dua KRI besar bisa sandar di dermaga itu, karena kedalaman laut di dermaga cukup memadai. Dermaga ini sangat vital. Kita juga tidak mau mengganggu aktivitas di Pelabuhan Malundung,” jelasnya.
Sejak menggunakan pelabuhan Malundung, lanjut Judijanto, pihaknya kerap terkendala masalah sandar kapal selama 24 jam, sebab masih ada aktivitas bongkar muat yang terjadi di Pelabuhan Malundung. “Jadi dengan adanya dermaga ini, kita sudah bisa memiliki fasilitas yang cukup baik,” pungkasnya. (*/sas/udi)
Editor : uki-Berau Post