TARAKAN – Gubernur Kaltara H Zainal Arifin Paliwang, sudah mencanangkan pemasangan hydrant di lingkungan permukiman padat penduduk. Wacana tersebut pun langsung didukung Wali Kota Tarakan Khairul.
Dikatakannya, wacana pemasangan hydrant diungkapkan gubernur
saat mengunjungi lokasi kebakaran RT 13 Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah, Kamis (11/3) lalu. “Apa yang disampaikan gubernur itu sangat baik sekali, kami siap saja,” katanya kepada awak media, Jumat (12/3).
Skema realisasinya, menurut Khairul, melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltara. Untuk itu, Pemkot Tarakan kini menunggu realisasi bantuan tersebut.
Mengenai lokasi yang akan ditempatkan hydrant, Khairul akan mengikuti arahan gubernur yang ingin ditempatkan di kawasan padat penduduk, termasuk daerah pesisir pantai.
“Mungkin yang rawan, kan daerah-daerah pesisir pantai. Di sana sudah padat-padat rumahnya dan terbuat kebanyakan dari kayu, jadi sangat rawan,” ungkapnya.
Terkait dukungan air, Khairul tidak mempersoalkan. Karena jaringan pipa besar PDAM sudah hampir terkoneksi di tiga kecamatan di Tarakan.
Selama ini, menurut Khairul, Pemkot Tarakan hanya menyiapkan pemadam kebakaran mini. Hanya saja kendala yang dihadapi terkait pemeliharaannya. Jika tidak ada kejadian, peralatan tidak terurus. Sehingga tiba saat akan digunakan, peralatan tidak bisa dimanfaatkan.
Pemkot Tarakan kemudian melakukan upaya lain, yakni mendekatkan pelayanan dan menyiapkan pemadam kebakaran di setiap kecamatan. Namun, kendala yang dihadapi kebanyakan adalah minimnya akses mobil pemadam di lingkungan padat penduduk.
Oleh karena itu, upaya yang sedang dilakukan Pemkot Tarakan saat ini dalam menanggulangi kebakaran, juga berkaitan dengan melakukan penataan kawasan.
“Makanya setiap ada kebakaran sekarang, kita minta mereka (korban) jangan bangun dulu. Coba kita tata jalan masuk dan sebagainya, supaya nanti kita tidak minta-minta, terulang lagi, itu akan penanganannya lebih cepat,” ungkapnya. (mrs/udi)
Editor : uki-Berau Post