TIDENG PALE – Salah satu tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Poli Kandungan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Akhmad Berahim, Kabupaten Tana Tidung, terkonfirmasi positif usai dilakukan tes antigen.
Hal itu membuat layanan poli tersebut ditutup sementara.
Diungkapkan Direktur RSUD Akhmad Berahim, dr Budi Samroni, penutupan poli kandungan dimulai sejak kemarin (6/7) sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Dijelaskannya, dugaan terpaparnya salah satu nakes di Poli Kandungan tersebut, disebabkan adanya pasien yang tidak jujur.
Sebab pada Senin (5/7), di Poli Kandungan ada pasien yang berasal dari salah satu desa yang menjadi klaster Covid-19 di KTT. Sehingga untuk menjawab kecurigaan tersebut, pihaknya melakukan tes antigen kepada seluruh nakes di Poli Kandungan, khususnya yang bertugas pada Senin lalu. “Ternyata hasilnya ada yang reaktif," ujar Budi, ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/7).
Selain menutup layanan sementara, setiap nakes yang kontak erat dengan pasien yang dicurigai tersebut, diberikan waktu istirahat sementara waktu. Hal itu untuk melakukan pencegahan penyebaran virus.
Walau sudah melakukan tes antigen, pihaknya juga melakukan tes swab PCR ke seluruh nakes termasuk dokter spesialis kandungan kemarin. Hal itu dilakukan untuk lebih meyakinkan mengenai hasil antigen yang menunjukkan adanya salah satu pasien terkonfirmasi.
"Sebanyak 26 nakes termasuk dokter spesialis kandungan yang dilakukan swab PCR pagi tadi (kemarin, red). Kalau hasilnya negatif, baru kami buka kembali (Poli Kandungannya)," jelas dia.
Pihaknya berharap, hasil swap PCR bisa secepatnya terbit. Sebab hasil tes terlebih dulu harus dikirim ke RSUD Tarakan. “Biasanya dua hari hasilnya keluar. Apalagi nakes memang diprioritaskan untuk pemeriksaan. Karena berhubungan dengan pelayanan publik," terang Budi. (mts/udi)
Editor : uki-Berau Post