Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menggalakan program rumah sakit masuk desa atau yang dikenal dengan sebutan Rusa Muda. Di bulan Januari 2024, program ini sudah berjalan diantaranya di Desa Sengkong pada awal Januari dan terakhir dilaksanakan baru baru ini di Desa Tengku Dacing, Kecamatan Tana Lia.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tana Tidung H. Sarif mengatakan, Rusa Muda merupakan bagian KTT Sehat yang selama ini masuk di 10 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung. “Rusa Muda ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab Tana Tidung melalui Dinas Kesehatan,” kata Sarif.
Tujuannya, sambung Sarif, untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan pelayanan kesehatan serta mempermudah masyarakat dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan ke daerah-daerah terpencil dan pedalaman yang sulit dijangkau baik melalui transportasi darat, maupun laut.
‘Artinya kami melakukan jemput bola untuk melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Sarif. Adapun kegiatan Rusa Muda yaitu pengobatan massal gratis oleh dokter spesialis kandungan, anak dan penyakit dalam. Lalu, penyuluhan kesehatan, transfer ilmu tenaga kesehatan dari dokter, pemeriksaan gula darah, kolesterol dan asam urat (skrining penyakit tidak menular).
“Ada juga pelayanan KB gratis dengan berbagai metode, konseling pra nikah bagi calon pengantin, pelayanan sircumsisi/khitan serta dilakukan juga pemberian bahan makanan tambahan bagi balita stunting, gizi buruk/kurang dan ibu hamil,” sebut Sarif.
Sementara Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali yakin program rumah sakit masuk desa ini sebagai bentuk komitmen menjalankan program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kita selalu konsisten dan komitmen dengan prgram. Saya tidak butuh dengan rencana yang terlalu banyak. Ada rencana a b dan c,” kata Ibrahim Ali.
Namun tegas orang nomor satu di Bumi Upun Taka ini, yang dibutuhkan hanya satu rencana yang benar benar dirasakan masyarakat.
“Dan yang paling penting lagi implentasi dan konsistensinya,” ungkap Ibrahim Ali.
Ibrahim Ali berharap masyarakat dapat memanfaatkankan program ini untuk datang berobat dan memeriksakan kesehatannya tanpa dipungut biaya atau gratis.
“Saya juga meminta kepada tenaga medis yang memberikan pelayanan agar dalam pelayanan selalu mengedapankan sikap humanis kepada masyarakat,” tutupnya. (ana/har)