TARAKAN - Kondisi jalan yang berada di RT 54 Kelurahan Karang Anyar telah dialiri air sejak beberapa tahun lalu karena ukuran drainase yang sangat kecil. Sehingga drainase tidak dapat menampung keseluruhan aliran air yang mengalir dari dataran tinggi dan menyebabkan keluarnya air melintasi badan jalan.
Ketua RT setempat Marzuki mengungkapkan ia mengaku air pada jalan sudah terjadi sejak 5 tahun lalu. Meski drainase pada jalan tersebut sudah dilakukan pengalian, namun drainase tersebut kembali dipenuhi tanah saat hujan turun. Hal tersebut dikarenakan tanah pada perbukitan mengalami erosi dan terbawa air menuju drainase tersebut.
"Kami sering kerja bakti mengali drainase ini tapi setiap hujan datang drainase ini kembali penuh tanah. Itu karena tanah dari bukit terkikis dibawa air ke sini," tuturnya.
Dikatakannya, ia berencana untuk melakukan penyiringan pada bukit sehingga erosi tanah pada saat hujan dapat tertahan dari siringan tersebut. Meski begitu, ia mengaku masih mencari waktu yang pas untuk menjadwalkan agenda tersebut. Mengingat sebagian warganya memiliki kesibukan yang padat.
"Saya berencana mau melakukan kerja baktj membuat siring untuk menahan tanah dari gunung cuma masih cari waktu yang pas. Karena orang di sini susah punya waktu kerja bakti," tuturnya.
Diketahui jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat RT 54. Sehingga dengan adanya aliran air pada jalan membuat warga kesulitan melewatinya. Hal itu terlihat dari beberapa siswa sekolah yang melintas dengan berhati-hati karena tidak ingin sepatu yang dikenakannya basah.
Marzuki menerangkan ia pernah mengajukan pelebaran drainase kepada kelurahan setempat. Namun hingga saat ini pengajuan tersebut belum mendapatkan tanggapan. Ia berharap semoga pemerintah dapat memberi bantuan untuk melakukan pelebaran pada jalan tersebut.
"Saya sudah pernah menjukan ini. Tapi yah tahu sendiri lah. Jadi saya sudah malas tanya-tanya lagi. Mudahanlah pemerintah bisa melihat ini dan kami berharap drainase di sini bisa diperlebar," pungkasnya. (*/zac/udn)
Editor : anggri-Radar Tarakan