Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Satu Bacawabup Tunggu Hasil Swab Kedua

uki-Berau Post • Sabtu, 12 September 2020 - 03:21 WIB
dr Muhammad Hasbi Hasyim
dr Muhammad Hasbi Hasyim

TARAKAN – Tahapan pemeriksaan kesehatan bagi bakal pasangan calon (Bapaslon), baik Pemilihan Gubernur (Pigub) maupun Pemilihan Bupati (Pibup) yang maju pada Pilkada 2020, telah terlaksana selama dua hari. 

Namun, satu bakal calon Wakil Bupati (Bacawabup) Nunukan saat lakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan diduga terkonfirmasi positif Covid-19. Diduga, bacawabup Nunukan tersebut sudah menjalani tes swab pertama dan dinyatakan positif Covid-19 belum lama ini.

“Karena di PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) setiap bapaslon yang mendaftar harus swab terlebih dahulu. Ternyata pada saat swab dan sebelum mendaftar sudah positif Covid-19,” terang Direktur Utama RSUD Tarakan, dr Muhammad Hasbi Hasyim, Kamis (10/9).

Sesuai petunjuk teknis (juknis), saat bapaslon dinyatakan positif Covid-19, maka selanjutnya akan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Sementara itu, uji swab kedua yang sudah dilakukan akan diuji di mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) milik RSUD Tarakan.

“Sesuai aturan KPU, nanti pemeriksaan kesehatannya menyusul. Kami belum tahu hasil swab keduanya akan keluar. Karena baru dikirim hari ini (kemarin, Red) di RSUD Tarakan,” jelasnya.

Dalam melakukan pemeriksaan kesehatan ada beberapa sesi. Kelompok pertama melakukan pemeriksaan fisik dan psikiater. Sementara kelompok kedua melakuan pemeriksaan psikologi. “Jadi satu bapaslon itu dua hari pemeriksaan. Jadi kami change,” ucapnya.

Untuk petugas pemeriksaan kesehatan, diantaranya dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kaltara dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara. Berkaitan dengan hasil pemeriksaan kesehatan, rumah sakit tidak memiliki kewenangan. 

“Kewajiban kami hanya menyerahkan ke KPU. Bukan kami yang mempublish. Jika tidak ada halangan akan diserahkan besok (hari ini, Red),” tuturnya.

Hingga saat ini, rumah sakit masih menghimpun kesimpulan masing-masing psikolog dari hasil pemeriksaan kesehatan bapaslon untuk bupati maupun gubernur. Hingga pukul 15.00 Wita, masih ada beberapa bapaslon yang diperiksa.

“Dalam pemeriksaan fisik sampai treadmill butuh waktu. Karena jadwalnya begitu, kita akan serahkan hasilnya besok. Paling lambat pukul 00.00 Wita sudah kami serahkan,” jelasnya. 

Lebih lanjut, kata Hasbi, pihaknya belum mengalami kendala dalam pemeriksaan kesehatan. Hanya saja, awal pemeriksaan sempat direpotkan dengan adanya tim sukses salah satu bapaslon yang ikut ke dalam RSUD Tarakan. 

“Tapi di hari kedua sudah kami batasi yang masuk. Karena kita takut ada fitnah yang muncul. Kami punya pengalaman sebelumnya. Seperti pemeriksaan napza, kita minta petugas BNNP, KPU asal bapaslon dan Bawaslu yang di dalam dan menyaksikan menjadi saksi,” tutupnya. (*/sas/uno)

Editor : uki-Berau Post
#pemilu