Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Penumpang Tak Diizinkan Berangkat 

uki-Berau Post • Selasa, 18 Mei 2021 - 03:56 WIB
PERIKSA SWAB ANTIGEN: Seluruh penumpang speedboat reguler di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor jalani pemeriksaan swab antigen sebelum berangkat, Minggu (16/5).
PERIKSA SWAB ANTIGEN: Seluruh penumpang speedboat reguler di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor jalani pemeriksaan swab antigen sebelum berangkat, Minggu (16/5).

TANJUNG SELOR – Pemeriksaan kesehatan swab antigen diberlakukan bagi penumpang speedboat reguler yang akan berangkat melalui Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Minggu (16/5). 

Satu persatu penumpang memasuki ruangan yang tersedia, untuk diperiksa swab antigen. Baik orang dewasa maupun anak-anak, sebelum berangkat menuju daerah tujuan. Penumpang tidak diizinkan untuk berangkat, apabila hasil swab tersebut menunjukkan positif. 

Bupati Bulungan Syarwani mengungkapkan, pemeriksaan yang dilakukan sebagai antisipasi penyebaran Covid-19. Apalagi memasuki puncak arus penumpang yang datang dari Kota Tarakan dan Nunukan.

“Swab antigen ini diberlakukan untuk semua pintu masuk antar kabupaten dan kota di Kaltara. Mengingat hari ini (kemarin, Red) merupakan hari pertama arus penumpang kembali ke Bulungan. Siapapun yang masuk ke Tanjung Selor dari Tarakan, ada proses swab antigen. Untuk memastikan seluruh penumpang dalam keadaan sehat atau negatif Covid-19,” terang Syarwani, Minggu (16/5).

Jika kemudian dalam pemeriksaan ada penumpang yang positif, maka langsung ditangani untuk dikarantina. Apabila penumpang tersebut sudah membeli tiket, tapi saat dilakukan swab hasilnya positif. Maka uang tiket akan dikembalikan. 

“Maksud kita baik, agar rantai penularannya dihentikan. Tanpa harus menyebar kepada lingkungan maupun keluarga. Jadi orang yang bersangkutan langsung mendapatkan penanganan berupa karantina,” jelasnya.

Upaya pencegahan tersebut bentuk tindaklanjut dari surat edaran dari Kementerian Kesehatan, Balai Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tarakan. Pemeriksaan tersebut masih akan terus berlangsung dalam sepekan kedepan. 

“Ini masih berlanjut, tergantung dengan ketersediaan logistik yang kita miliki,” imbuhnya. 

Pemeriksaan serupa juga dilakukan terhadap penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan. Bagi penumpang yang tidak bisa menunjukkan hasil swab, maka akan dilakukan di pelabuhan. 

“Kita perkiraannya hari ini (kemarin, Red) puncak arus balik. Kita laksanakan supaya bisa meminimalisir risiko penularan Covid di wilayah Kaltara,” ujar Kepala KKP Tarakan Ahmad Hidayat, Minggu (16/5).

Dalam pemeriksaan kali ini, menurut Ahmad, seluruh penumpang dilakukan swab antigen. Pihaknya menyiapkan 1.000 pcs swab antigen, untuk digunakan dalam pemeriksaan kali ini. Penumpang bisa mengetahui hasilnya setelah 5- 10 menit pasca dilakukan swab antigen.  

Namun, Ahmad mengaku belum menerima hasilnya. Ia berharap tidak ada yang penumpang yang positif. Sementara itu, berdasarkan data Posko Terpadu Pengendalian Transportasi Laut Masa Idulfitri 1442 Hijriyah. Jumlah penumpang pada H+1 Lebaran atau pada Sabtu (15/5) lalu, sebanyak 851 orang tiba di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan. 

Untuk penumpang berangkat sebanyak 781 orang, dengan jumlah armada 25 unit. Pada H+2 Lebaran, hingga Minggu (16/5) sore, Posko Terpadu Pengendalian Transportasi Laut Masa Idulfitri 1442 Hijriyah belum mengeluarkan jumlah penumpang yang tiba dan berangkat. 

“Diperkirakan hari ini (kemarin, Red) ada peningkatan arus balik,” ujar Petugas Jaga Pos Pelayanan Terpadu, Iptu Iman. Perkiraan peningkatan penumpang ini, menurut Iman, berdasarkan informasi penjualan tiket speedboat reguler untuk keberangkatan ke seluruh Kaltara, terjual habis. (*/mts/mrs/sep/uno) 

Editor : uki-Berau Post
#Seputar Kaltara