Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pelajar Repatriasi asal Malaysia Diberangkatkan Besok

izak-Indra Zakaria • Kamis, 17 Februari 2022 - 18:11 WIB
REPATRIASI: Ratusan anak PMI yang akan melanjutkan pendidikan di tanah air. FOTO: BANK DATA/RADAR TARAKAN
REPATRIASI: Ratusan anak PMI yang akan melanjutkan pendidikan di tanah air. FOTO: BANK DATA/RADAR TARAKAN

 Setelah melalui masa karantina beberapa hari di Rusunawa Nunukan Selatan. Ratusan pelajar penerima beasiswa repatriasi bakal melanjutkan perjalanan menuju sekolah pada Kamis (17/2). Koordinator Perlindungan dan Penempatan UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, Arbain menyampaikan rombongan pelajar serta pendampingi sebanyak 151 orang terdiri dari 148 pelajar tiga orang guru pendamping.

Rencananya akan diberangkatkan ke daerah tujuan, pada Kamis (17/2). Sebelum pemberangkatan akan dilakukan tes swab polymerase chain reaction (PCR) kedua. “Kemarin tes sudah dilakukan. Hari ini keluar hasilnya. Bagi yang negatif diberangkatkan ke daerah tujuan sekolah. Sementara, yang dinyatakan positif maka harus kembali menjalani karantina sampai dinyatakan sembuh,” ucap Arbain, kepada Radar Tarakan, Rabu (16/2).

Dijelaskan, hasil PCR kedua akan menjadi berkas syarat perjalanan. Rombongan berangkat via Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung, Bandara Internasional Juwata Tarakan dan selanjutnya diterbangkan ke dua provinsi tujuan yakni Sulawesi Selatan (Sulsel), di antaranya MA Darunnajen Soppeng, SMA Muhammadiyah 6 Makassar, SMAN 11 Unggulan Pinrang, SMK Laniang Makassar.

Kemudian, Kalimantan Selatan (Kalsel) yakni SMKN 1 Banjarbaru, SMKN 1 Martapura, SMKN 1 Murung Pudak, SMKN 2 Marabahan, SMKS Kodeco Batu Licin.

Para pelajar yang berangkat tidak mendapat pendampingan dari BP2MI Nunukan dan Disnakertrans Nunukan. Sebab, para pelajar sejak berangkat dari Tawau, Sabah, Malaysia telah mendapatkan pendampingan dari guru pendamping.

“Pelajar kita nantinya berangkat tanpa pendampingan dari BP2MI dan dari Pemkab Nunukan. Karena di daerah tujuan sudah ada yang menjemput dan sudah dikomunikasikan ketika mereka sudah akan berangkat,” jelasnya.

Diketahui, saat ini ada 20 orang dari rombongan pelajar yang dinyatakan positif Covid-19. Kondisinya orang tanpa gejala (OTG) masih dan sedang tahap perawatan. Sehingga, pada tes swab PCR ke dua diharapkan hasilnya negatif. “Jika telah dinyatakan negatif dari Covid-19 maka ke 20 orang itu akan diberangkatkan. Karena PCR dilakukan sebagai dasar perjalanan jika dinyatakan negatif. Semoga hasil kedua ini semua rombongan tidak lagi terkonfirmasi positif dan bisa segera melanjutkan pendidikannya” pungkasnya. (akz/lim)
Editor : izak-Indra Zakaria