TARAKAN - Jumlah penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan diprediksi terus melonjak, saat arus mudik dan balik pada Hari Raya Idulfitri 1444 H.
Untuk melayani masyarakat yang akan menggunakan transportasi speedboat, Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (Gapasdap) Kaltara akan menambah armada. Sekretaris Gapasdap Kaltara Bayu Ngari Singal mengatakan, dari rapat koordinasi (rakor) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan instansi yang tergabung dalam Posko Angkutan Lebaran Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, pihaknya sudah siap menambah armada.
“Untuk penambahan armada, masing-masing Tarakan dan Tanjung Selor dengan 3 unit. Namun tetap akan menyesuaikan jumlah penumpang,” terangnya, Senin (17/4).
Untuk penambahan armada sudah mulai dilakukan pekan ini. Namun tidak semua armada yang dipersiapkan untuk beroperasi. Namun pihaknya tetap memantau jumlah lonjakan penumpang. Apabila ada lonjakan yang begitu signifikan, maka armada yang dipersiapkan langsung dioperasikan.
“Saat ini penambahan baru rute Tarakan dan Tanjung Selor. Kalau hingga saat ini rute lain belum ada penambahan,” ungkapnya.
Apabila nantinya onjakan penumpang di rute lain, pihaknya berencana akan melakukan penambahan armada juga. Untuk saat ini, armada yang tergabung dalam Gapasdap Kaltara berjumlah 22 armada. Semuanya sudah siap melayani masyarakat yang melakukan mudik maupun balik.
Ia mengakui, lonjakan penumpang belum begitu signifikan. Namun tetap ada kenaikan jumlah penumpang. Pihaknya memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-4 dan H-3 Lebaran. “Untuk di hari H Lebaran nanti akan dikonfirmasi kembali berapa armada yang akan beroperasi. Mungkin ada tapi engga banyak. Biasanya 2 sampai 3 armada saja,” tuturnya.
Dalam kesiapan melayani arus mudik dan balik tahun ini, pihaknya memastikan semua armada yang beroperasi mengedepankan keselamatan berlayar. Bahkan, semua armada yang tergabung dalam Gapasdap Kaltara sudah dilakukan ramp check. Pihaknya juga sudah menyampaikan kepada agen, nakhoda dan masyarakat, untuk tetap mengikuti aturan keselamatan yang diberikan selama arus mudik.
“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan keselamatan secara pribadi. Seperti tidak menambah kapasitas penumpang secara terpaksa dan bersabar, dalam melaksanakan arus mudik agar insiden yang tidak diinginkan terjadi,” harapnya.
Berdasarkan data produktivitas angkutan Lebaran 1444 H di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, terjadi lonjakan kenaikan pemudik mencapai 1.104 jiwa di hari kelima jelang Lebaran.
Jumlah armada yang berangkat mencapai 23 unit selama arus mudik. Menurut Staf Kesyahbandar Balai Pengelola dan Transportasi Kaltim Kaltara Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor Paulus menjelaskan, H-5 Lebaran jumlah pemudik yang melewati Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor dengan tujuan Tarakan meningkat.
“Dilihat dari data tahun lalu dengan tahun ini, memang ada kenaikan. Tetapi hal itu pun berpengaruh dengan bertambahnya armada. Karena tahun lalu hanya 18 unit, tapi tahun ini 23 unit armada,” terangnya.
Meskipun demikian, menurut dia, penumpukan penumpang belum terjadi pada H-5 Lebaran. Tapi, untuk keberangkatan pada 14 April lalu mencapai 928 penumpang. Kemudian pada 15 April lalu 1.048 penumpang dan 16 April tercatat yang berangkat 1.104 orang.
“Kita bersyukur waktu cuti tahun ini agak panjang. Jadi tidak ada penumpukan penumpang, disebakan yang mengejar waktu untuk mudik terburu-buru,” imbuhnya.
Tidak hanya memperhatikan jumlah pemudik, pihaknya juga mengantisipasi pengamanan terhadap armada dengan dilakukan ramp check seluruh speedboat. Dari segi layak kelautan armada, sebelumnya sudah dilakukan ramp check. Hasilnya, semua armada layak beroperasi.(sas/*/ika/uno)
Editor : izak-Indra Zakaria