Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sabung Ayam di Perbatasan Malaysia, Warga Nunukan Timur Kena Taji Sampai Urat Lengan Putus

izak-Indra Zakaria • 2023-07-02 10:51:39
Photo
Photo

Warga Jalan P. Antasari, Nunukan Timur menjadi korban taji ayam sabung. Tangannya terkena taji ayam sabung, urat lengan putus. Itu saat pria yang berinisial A (41) tersebut, sedang mengadu ayam di wilayah Malaysia, Kamis (29/6).

Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kepala Polsek Nunukan, Ipda Disco Barasa mengaku, kejadian tersebut terjadi Kamis (29/6) sekira pukul 14.00 Wita, di jalan poros trans Kaltara, wilayah Sei Ular Kecamatan Sei Menggaris perbatasan Indonesia-Malaysia, tak jauh dari Patok A2 (wilayah Malaysia).

“Kegiatan perjudian sabung ayam ini, dilakukan di Malaysia,” ungkap Barasa ketika dikonfirmasi, Jumat (30/6). Barasa menegaskan, karena arena judi sabung ayam tersebut di Malaysia, maka para pelaku tak dapat dijerat pidana.

Di sisi lain Barasa mengaku, Polsubsektor Sei ular, sebelumnya telah melaksanakan langkah- langkah pencegahan terhadap masyarakat yang berniat dan telah datang di wilayah Dermaga Sei Ular, Sei Menggaris. Selain pencegahan, mereka juga diimbau untuk tidak melakukan kegiatan sabung ayam walaupun dilakukan di wilayah perbatasan Malaysia. 

Sebagian masyarakat yang rata-rata berasal dari Pulau Nunukan, kembali ke Nunukan menggunakan speedboat, namun ada juga pelaku yang masih nekat melanjutkan aktivitas perjudian tersebut.

“Ya, kita intens kok mengimbau agar warga tidak melakukan sabung ayam, termasuk melakukan patroli agar tidak terulang kembali, tapi tetap saja ada yang nekat ke sana, dan ketika terjadi sesuatu, siapa yang mau bertanggung jawab,” tanya Barasa.

Untungnya, pelaku sabung ayam tersebut, masih bisa selamat karena disegerakan mendapat pertolongan media di RSUD Nunukan. Korban mengalami repair tendon atau luka putus saraf pada lengan kiri. Untuk itu, Barasa kembali mengingatkan agar kejadian ini dijadikan pembelajaran ke depannya.

“Itu sebenarnya lebih terdapat ancaman serius, jika aparat Malaysia mengetahui adanya aktivitas dimaksud, mereka bisa dimasukkan penjara dengan tudingan melanggar batas negara, jadi harap menjadi perhatian masyarakat Nunukan,” harapnya.

Adapun kronologis kejadian, Barasa menjelaskan para masyarakat pelaku sabung ayam rela berangkat dari Pulau Nunukan bertolak dari Pelabuhan Sei Bolong, Nunukan Utara, Kecamatan Nunukan langsung menuju ke Dermaga Sei Ular, Kecamatan Sei Menggaris.

Sampai di Pelabuhan Sei Ular, menggunakan sarana mobil rental menuju TKP dengan jarak tempuh kurang lebih 15 menit. Di sebuah titik mereka turun berjalan kaki ke lokasi. Sesampainya di TKP sekitar pukul 13.00 Wita, rombongan  pelaku judi sabung ayam langsung melakukan kegiatan sabung ayam.

“Jadi korban yang terkena taji ayam itu, turun ke gelanggang dan dia sendiri yang memegang ayam sabung untuk diadu, namun belum sempat menurunkan ayam yang siap diadu, ayam meronta sehingga taji yang sudah terpasang di kaki ayam, mengenai lengan tangan kiri dan mengakibatkan pendarahan,” beber Barasa.

Setelah itu, korban pun dibawa oleh teman-teman keluar arena, kemudian dibawa ke Pulau Nunukan menggunakan speedboat dan langsung dilarikan ke RSUD Nunukan. (raw/lim)

Editor : izak-Indra Zakaria