TARAKAN - Menindaklanjuti instruksi Kakorlantas Polri terkait perubahan pola pada ujian praktik SIM C, Polres Tarakan mulai melakukan persiapan. Salah satunya menyiapkan sarana ujian baru, berupa pola huruf S dan Y.
Sementara ujian zig zag dan angka 8 tidak lagi digunakan. Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Lantas Iptu Gisca Yashella mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembenahan sarana ujian SIM C sejak 7 Agustus lalu. Meski kondisi lapangan untuk ujian praktik SIM di Polres Tarakan terbatas. Pihaknya telah mengupayakan secara maksimal.
“Sebenarnya hari Senin lalu sudah selesai, tapi masih ada koreksi. Yang sebelumnya Y nya terputus sudah disambung kembali. Sekarang masih proses pembentukan jalur yang ada saat ini, masih menunggu pemasangan rambu lalu lintas,” katanya, Kamis (10/8).
Jalur yang baru ini telah sesuai dengan ketentuan dari Korlantas Polri. Namun, karena adanya keterbatasan lokasi. Maka pihaknya menerapkan 2,5 meter untuk lebar dan panjang jalur dari satu patok ke patok lainnya hanya 2 meter. Adapun lokasi praktik uji SIM di Polres Tarakan hanya memiliki luas 24x14 meter.
“Kalau seharusnya itu 30x35 meter untuk luas lapangannya. Tapi karena hanya 24x14 meter yang kami punya. Ya kami mengakalinya dengan lebar 2,5 meter dan panjang dari patok ke patok lain 2 meter. Tapi ini sudah sesuai. Jadi tidak merugikan lebarnya, untungnya panjangnya lebih kami kurangi. Kalau belokannya sudah sesuai ketentuan,” bebernya.
Ia menjelaskan, rutenya berawal dari start lanjut ke tikungan memasuki jalur S dan terakhir menuju jalur Y. Adapun jalur S gunanya melakukan manuver bersama kendaraan. Sementara jalur Y, melakukan pengereman yang disertai dengan melihat rambu lalu lintas.
“Y ini esensinya ketika pengereman ada rambu juga di dua sisi. Ketika sisi kanan hijau berarti saat pengereman dia belok ke kanan,” jelasnya.
Ujian praktik SIM ini pun juga dibuka pelayanannya selama jam kerja. Para pemohon yang gagal pun nantinya dapat kembali 14 hari setelah 2 kali gagal. Pemohon tak perlu khawatir, nantinya juga akan ada petugas Satlantas yang mengawasi di lapangan uji praktik.
Dari penerapan uji praktik SIM yang baru ini, diharapkan dapat mempermudah masyarakat. Terlebih telah banyak perubahan dari penghapusan jalur zig zag dan angka 8.
“Untuk administrasi permohonan SIM itu tidak ada yang berubah. Adanya cuma jalur saja. Nanti Senin (14/8) depan akan diberlakukan. Semuanya sudah siap tinggal melengkapi rambu saja,” tuturnya. (sas/uno)
Editor : uki-Berau Post