Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pertumbuhan Penduduk Kaltara Melambat

izak-Indra Zakaria • 2023-08-24 16:26:14
Kota Tanjung Selor, Bulungan.
Kota Tanjung Selor, Bulungan.

Pertumbuhan penduduk Kalimantan Utara (Kaltara) pada semester I tahun 2023 dinilai melambat jika dibandingkan dengan pertumbuhan penduduk pada semester sebelum-sebelumnya.

Berdasarkan data konsolidasi bersih (DKB) Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam negeri (Kemendagri), dalam enam bulan atau satu semester terakhir, jumlah penduduk Kaltara hanya naik 7.724 jiwa.

Angka pertumbuhan penduduk di provinsi ke-34 Indonesia ini terlihat dari jumlah penduduk yang pada semester II tahun 2022 sebanyak 726.989 jiwa, hanya naik menjadi 734.713 jiwa pada semester I tahun 2023.

“(Pertumbuhan jumlah penduduk) ini terbilang rendah. Karena setiap semester itu biasanya kenaikan jumlah penduduk kita tembus di angka 20 ribuan jiwa,” ujar H. Sanusi, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara kepada Radar Kaltara saat dikonfirmasi, Rabu (23/8).

Karena ini berdasarkan DKB, maka jumlah ini sudah dipastikan merupakan penduduk Kaltara. Sementara itu, sesuai pelayanan yang terus berjalan hingga pekan ketiga Agustus 2023 ini, jumlah penduduk Kaltara berada di angka 856.899 jiwa.

“Tapi, untuk data pelayanan ini nanti akan dibersihkan lagi. Biasanya data pelayanan ini masih ada yang ganda atau ada juga yang datanya non aktif,” jelasnya.

Menurutnya, ini merupakan kondisi yang riil terjadi di lapangan. Di mana dalam hal ini jumlah penduduk itu bukan hanya orang-orang yang sudah wajib KTP-el, tapi secara keseluruhan hingga anak yang baru lahir juga terhitung.

Oleh karena itu, beberapa upaya saat ini sedang dilakukan oleh pihaknya, di antaranya dengan melakukan pelayanan administrasi kependudukan dengan sistem ‘jemput bola’ ke beberapa daerah yang tergolong jauh.

“Makanya ini masih kami cocokkan kembali. Ini teman-teman turun ke lapangan kembali untuk melakukan ‘jemput bola’. Minggu ini kita ke Long Lejuh, setelah itu baru lanjut lagi ke Krayan,” sebutnya.

Selain itu, lanjut Sanusi, pihaknya juga meminta kepada pihak perusahaan supaya melaporkan kembali masing-masing karyawannya. Karena pasti ada banyak karyawan perusahaan di Kaltara ini yang sudah lebih dari 6 bulan bekerja, tapi belum berdomisili di Kaltara.  (iwk/har)

 

 
 
 
Editor : izak-Indra Zakaria