Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Manfaat Kecambah untuk Kesehatan

uki-Berau Post • Rabu, 13 Desember 2023 - 22:29 WIB
Photo
Photo

KALIAN pasti sudah tidak asing dengan kecambah. Sayuran satu ini berasal dari biji kacang-kacangan, seperti kacang hijau dan kacang kedelai.

Kecambah atau yang biasa dikenal dengan sebutan tauge, umumnya dimasak dengan cara ditumis. Tak jarang kecambah juga digunakan sebagai bahan pelengkap makanan, seperti pada soto, rawon, hingga tahu isi.

Bagi kamu pecinta kecambah, apakah kamu tahu khasiat apa saja yang terkandung dalam sayuran ini?

Dikutip dari Healthline, mengonsumsi kecambah mentah ternyata dapat membantu melancarkan pencernaan dan meningkatkan kesehatan jantung.

Adapun beberapa kandungan yang ada dalam kecambah mentah, menurut ahli gizi terdaftar Mira Ilic, RD, LD, MS. “Tauge mengandung vitamin, mineral, serat penting, dan menjadi sumber antioksidan yang baik,” kata Ilic dikutip dari Cleveland Clinic.

“Misalnya, kecambah brokoli kaya akan vitamin A, vitamin C, vitamin K, asam folat dan merupakan sumber antioksidan sulforaphane (menghambat bakteri jahat pada usus) yang sangat baik,” jelasnya lebih lanjut.

Kecambah juga dapat membawa nutrisi lain seperti, vitamin B dan mineral seperti fosfor dan magnesium. Meskipun bergizi, kecambah ternyata juga berisiko membawa bakteri E.Coli dan  yang berdampak pada keracunan makanan. 

Kebanyakan benih kecambah ditanam dalam kondisi hangat dan lembab, sehingga mendukung proses pertumbuhan bakteri. Ilic menunjukkan bahwa di peternakan besar tempat benih kecambah dipanen, ada risiko benih tersebut bersentuhan dengan air yang mengandung kotoran hewan.

“Saat dipanen dan dikemas untuk dijual, ada kemungkinan menjadi penyebab keracunan makanan, jika orang yang menanganinya tidak menjaga kebersihan tangan dengan baik,” ungkapnya.

Lantas bagaimana cara mengonsumsi kecambah dengan aman? 

Menurut Ilic, cara terbaik menikmati kecambah secara aman adalah dengan memasaknya. “Beberapa vitamin dan mineral dari kecambah mungkin akan hilang saat dimasak, tetapi masih ada sedikit sebagian besar nutrisi yang dikandungnya,” tuturnya.

Apakah kecambah yang ditanam di rumah aman untuk dikonsumsi?

Beberapa pecinta kecambah mungkin lebih suka menanam sayuran ini di rumah. Tetapi, bukan berarti bahwa kecambah yang ditanam sendiri jauh lebih aman. 

“Karena sebagian besar wabah penyakit bawaan makanan berhubungan dengan benih yang terkontaminasi. Menanam kecambah di rumah, tidak jauh lebih aman daripada membelinya di toko,” pungkas Ilic.

“Jika benih terkontaminasi bakteri, benih tersebut dapat menjadi penyebab keracunan makanan di mana pun benih tersebut ditanam,” ucap ahli gizi tersebut.

Ilic menyarankan, bahwa kecambah yang ditanam sendiri maupun yang beli harus didinginkan dan disimpan ke dalam kulkas, demi menjaga kesegaran dan kandungan nutrisi dari kecambah tersebut.

Ia juga menyarankan, untuk segera membuang kecambah yang berlendir atau berbau apek, supaya tidak menimbulkan risiko penyakit dan keracunan pada tubuh. (jpg/uno)

Editor : uki-Berau Post
#kesehatan