Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Katanya Surplus Listrik di Nunukan, Faktanya Padam Lagi

Indra Zakaria • 2024-02-02 12:31:05
MESIN BARU: Meski sudah dibackup mesin baru, mesin mesin lainnya yang mengoperasikan kelistrikan mengalami penurunan performa, dan butuh perawatan membuat daya listrik berkurang. FOTO: DOK RADAR TARAK
MESIN BARU: Meski sudah dibackup mesin baru, mesin mesin lainnya yang mengoperasikan kelistrikan mengalami penurunan performa, dan butuh perawatan membuat daya listrik berkurang. FOTO: DOK RADAR TARAK

Keadaan surplus daya listrik di Nunukan dipertanyakan masyarakat Nunukan, itu setelah masyarakat Nunukan terdampak pemadaman listrik yang secara tiba-tiba. Pemadaman bahkan diberlakukan hampir ke seluruh pelanggan di Nunukan.

Dalam penyampaiannya, Manager ULP PLN Nunukan, Raka Ghandi mengaku, kondisi surplus dimaksud, jika suplai dari ketiga pembangkit listrik yang meliputi pembangkit listrik di Sebaung, Sei Bilal, dan Sebatik berjalan normal. Sementara jika salah satunya mengalami gangguan yang menyebabkan beberapa mesin berhenti, keadaan listrik menjadi berkurang kembali.

“Misalnya kondisi emergensi turunnya pressure gas, misalnya seperti yang terjadi di PLTMG Sebaung kemarin, itu mengakibatkan turunnya daya mampu pada sistem PLN,” ujar Raka ketika dikonfirmasi, Kamis (1/2).

Saat itu, terjadi hilangnya tekanan gas di PLTMG Sebaung yang mengakibatkan gangguan pada kompresor. Sehingga empat unit mesin off dan keluar dari sistem Nunukan. Alhasil, wilayah yang terdampak pemadaman banyak meliputi daerah, Tanjung Aru, Jalan A.yani, Jalan RE Martadinata, Jalan Pasar Baru, Stadion, Sei Nyamuk, Aji Kuning dan sekitarnya. Pemadaman pun terjadi selama 3 jam lamanya.

Sayangnya, dalam waktu tidak terlalu lama, setelah beban di backup oleh PLTD Sei Bilal, terjadi juga gangguan pada perangkat kubikel PLTD. Alhasil perlu lagi penanganan segera dengan kondisi padam emergensi untuk mengalihkan beban ke perangkat kubikel backup di PLTD Sei Bilal.

“Makanya terjadi pemadaman hampir keseluruhan, sebenarnya tidak juga, sebagian wilayah memang kita padamkan, namun ada sebagian juga tidak, itu dilakukan bergantian,” jelas Raka.

Meski begitu, PLN ULP Nunukan sendiri tengah menyiapkan program jangka panjang untuk mengantisipasi laju pertumbuhan pelanggan yang berasal dari natural growth pelanggan eksisting 94,6 persen, dan pelanggan baru 5,34 persen.

“Sehingga kapasitas 4 MW yang saat ini diproduksi PLTMG Sebaung, bisa menjadi 6 MW, dengan harapan, Nunukan memiliki lebih banyak cadangan daya mampu,” harap Raka.

Nunukan sendiri  memiliki tiga sumber suplai tenaga listrik, antara lain PLTD Sei Bilal, dengan daya sekitar 7 MW, PLTD Sebatik sebesar 3,1 MW, dan PLTMG Sebaung, sekitar 6 MW jika kondisi normal.

PLN Nunukan juga sudah mendatangkan 2 mesin berkapasitas 2 MW untuk mengatasi defisit daya, sehingga Nunukan memiliki 19 mesin PLTD, dengan rincian sebanyak 14 unit ada di PLTD Sei Bilal, dan 5 unit ada di Pulau Sebatik. (raw/lim)

Editor : Indra Zakaria
#nunukan