Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Sudah 100 Persen, Pendaftaran Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP Ditutup

Radar Tarakan • 2024-05-01 14:00:00
KEBIJAKAN BARU: Pembelian LPG diwajibkan menggunakan KTP.
KEBIJAKAN BARU: Pembelian LPG diwajibkan menggunakan KTP.

 

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menutup pendaftaran pembelian liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram (kg) yang menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada tanggal 31 Mei 2024. Hal ini bertujuan untuk mencegah penggunaan gas elpiji yang tidak sesuai aturan dan menjamin pasokan gas elpiji yang cukup untuk seluruh masyarakat.

 Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Rayon VI Kaltimut Gatot Subroto mengatakan, saat ini proses pendaftaran pembelian LPG 3 kg di Kaltim-Kaltara sudah mencapai 100 persen. 

"Masyarakat yang belum mendaftar diharapkan bisa segera mendaftar," kata Gatot kepada Radar Kaltara. 

 Dengan adanya pendaftaran tersebut diharapkan penyaluran LPG lebih tepat sasaran. Mengingat, sejauh ini belum sesuai peruntukannya. Setelah proses pendaftaran, kementerian akan melakukan seleksi untuk menentukan siapa yang berhak dan tidak berhak menerima LPG. 

"Ini dilakukan untuk memastikan bahwa pasokan gas elpiji dapat tersedia untuk masyarakat yang membutuhkannya dan meminimalisir penggunaan yang tidak sesuai aturan," ungkapnya.

 Kriteria seleksi yang ditetapkan oleh pemerintah didasarkan pada penghasilan dan jumlah anggota keluarga. Masyarakat yang memiliki penghasilan dan jumlah anggota keluarga di bawah kriteria yang telah ditetapkan, akan mendapatkan prioritas dalam mendapatkan akses pembelian LPG 3 kg.

"Dalam upaya untuk memastikan pasokan LPG tetap tersedia dan terdistribusi dengan baik, pemerintah juga telah melakukan berbagai inisiatif, seperti penambahan jumlah agen penyalur LPG dan penggunaan teknologi monitoring distribusi LPG untuk memastikan ketersediaan dan keamanan pengiriman," bebernya.

 Dengan adanya seleksi dan upaya meningkatkan distribusi LPG yang dilakukan oleh pemerintah, diharapkan penggunaan LPG 3 kg dapat lebih terkontrol dan sesuai dengan aturan yang berlaku serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi rumah tangga.

"Dalam upaya memastikan pasokan LPG tetap tersedia dan terdistribusi dengan baik, pemerintah telah melakukan berbagai inisiatif, seperti penambahan jumlah agen penyalur LPG dan penggunaan teknologi monitoring distribusi LPG untuk memastikan ketersediaan dan keamanan pengiriman," ungkapnya.

 

 Hal ini dilakukan agar penggunaan LPG 3 kg dapat lebih terkontrol dan sesuai dengan aturan yang berlaku serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi rumah tangga.

"Dengan adanya langkah seleksi dan upaya meningkatkan distribusi LPG yang dilakukan oleh pemerintah, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar dan patuh dalam menggunakan gas elpiji," pungkasnya. (jai/har)

 
Editor : Indra Zakaria