Akses jalan antar kecamatan di dataran tinggi Krayan kian memprihatinkan. Kondisi ini sangat menyulitkan masyarakat untuk bepergian dari Kecamatan Krayan Selatan.
Situasi ini disampaikan Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli. Menurutnya, jalan antar kecamatan saat ini sangat sulit untuk dilalui. Sementara, transportasi udara yang diharapkan masyarakat juga tidak bisa digunakan. "Sementara, Bandara Long Layu ditutup satu Minggu ini. Karena landasan pacu tidak layak pesawat landing," ucap Oktavianus Ramli kepada Radar Tarakan.
Dijelaskan, pihak kecamatan, masyarakat bersama pihak maskapai MAF kini sedang memperbaiki bandara Long Layu agar aman untuk pesawat. Proses perbaikan juga dilakukan secara gotong royong.
"Ini sudah satu Minggu kita kerja bakti. Yang diperbaiki itu landasan pacu sama gorong-gorong sekitar bandara. Mudahan segera selesai. Dan menunggu pihak maskapai melayani masyarakat," jelasnya.
Baginya, akses udara ini jalan untuk masyarakat keluar dari Krayan Selatan. Sebab, untuk akses darat dari Krayan Selatan menuju Krayan sangat sulit dilalui kendaraan. Belum lagi, biaya yang harus dikeluarkan begitu besar. "Kalau jalan darat sangat sulit. Tidak ada sopir yang berani keluar. Karena jalan yang sulit dilalui. Bisa-bisa bermalam di tengah jalan karena mobil tertahan dengan kondisi jalan berlumpur," kisahnya.
Karena kondisi ini, pihaknya berharap pihak terkait dapat mengambil langkah penanganan jalan. Sebab, jika dibiarkan terus-menerus akan menyulitkan masyarakat. Apalagi, untuk memenuhi kebutuhan seperti sembilan bahan pokok (sembako), Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk keperluan masyarakat dan industri.(*)
Editor : Indra Zakaria